TRIBUNSTYLE.COM - Ahmad Sahroni, anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, membuat pernyataan yang dinilai menyakiti perasaan masyarakat.
Ungkapan tersebut menuai reaksi keras, yang kemudian berujung pada aksi massa dan penjarahan rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (30/8/2025).
Sebelum dikenal luas sebagai politisi dan pengusaha sukses, Ahmad Sahroni memiliki latar belakang yang cukup sederhana.
Ia memulai kariernya dari bawah, hingga akhirnya dikenal dengan julukan "Crazy Rich Tanjung Priok."
Sahroni merupakan sosok asli Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dia lahir pada 8 Agustus 1977.
Semula, dia hanyalah tukang semir sepatu, sopir, bahkan tukang cuci kapal pesiar sebelum meniti karier di dunia bisnis dan politik.
Kini kehidupannya berubah drastis. Rumah mewah tujuh lantai miliknya di Jalan Swasembada Timur XXII, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi buktinya.
Baca juga: 10 Kontroversi Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni, Mobil Tesla Hancur, Jam Tangan Rp11 M Jadi Rebutan
Rumah itu pula yang digeruduk massa.
Rumah yang dilengkapi dengan kolan renang indoor serta rooftop pemandangan pelabuhan itu kini porak poranda. Seisi rumah habis dijarah warga.
Berdasarkan e-LHKPN terbaru, Sahroni memiliki harta mencapai Rp 328 miliar.
Sahroni juga memiliki banyak properti di Jakarta, Bali, dan kendaraan mewah, termasuk motor gede seperti Ducati dan BMW.
Urusan gaya hidup dan hobi, Sahroni dikenal sebagai penggemar otomotif dan menjabat sebagai ketua Ferrari Owner's Club Indonesia.
Gaya hidupnya yang glamor dan tetap membangun rumah di kampung halamannya membuatnya dianggap sebagai simbol kesuksesan yang tetap membumi.
Julukan Crazy Rich Tanjung Priok bukan hanya soal harta, tapi juga tentang transformasi hidup yang dramatis dan keberanian membangun istana di tempat asalnya.
Pemicu kemarahan