TRIBUNSTYLE.COM - Malam Nuzulul Quran diperingati setiap malam 17 Ramadhan.
Pada Ramadhan 1444 H ini, malam Nuzulul Quran jatuh pada malam ini, Jumat (7/4/2023).
Hal ini karena 17 Ramadhan jatuh pada Sabtu (8/4/2023).
Baca juga: Bagaimana Jika Suami Melihat Kemaluan Istri saat Berpuasa Ramadhan? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya
Menurut Ketua Prodi Ilmu Al Quran dan Tafsir UIN Raden Mas Said Surakarta Taslis Muttaqin sebagaimana diterangkan dalan program Tanya Ustaz Tribunnews, Nuzulul Quran merupakan peringatan yang merujuk pada peristiwa diturunkannya Alquran untuk pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril di Gua Hira.
Surat yang pertama diturunkan itu yakni Surat Al Alaq.
Amalan dan doa yang bisa dikerjakan saat malam Nuzulu Quran
Di malam Nuzulul Quran, amalan apa yang sebaiknya dikerjakan?
Masih dari Program Tanya Ustaz, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah Wahid Ahmadi mengatakan secara khusus tidak ada amalan yang harus dikerjakan saat malam Nuzulul Quran.
Namun, saat malam Nuzulul Quran, Allah memberikan keistimewaan dibanding malam-malam yang lain.
Karena itu, amalan apa saja yang dikerjakan akan mendapatkan pahala berlipat ganda.
Berbagai amalan itu contohnya shalat malam, baca Alquran hingga dzikir.
"Qiyamul lail (shalat malam), baca Quran, atau apa saja, dzikir, itu akan sangat besar pahalanya, dilipatgandakan oleh Allah SWT," ujarnya, dikutip dari tayangan Tanya Ustaz Tribunnews.
Doa Malam Nuzul Quran
Adapun doa yang bisa dibaca pada malam Nuzulul Quran sebagai berikut:
أَللّٰهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ, وَاجْعَلْهُ لِي إِمَاماً, وَنُوْراً, وَهُدًى وَرَحْمَةً, أَللّٰهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نَسِيْتُ, وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ, وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آناَءَ اللَّيْلِ, وَأَطْرَفَ النَّهَارِ , وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Allahummarhamni bil quran. Waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohman. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa 'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilawatahu aaa-allaili wa'atrofannahaar waj'alhu li hujatan ya rabbal 'alamin.
Artinya: "Ya Allah, rahmatilah aku dengan Alquran. Jadikan lah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkan aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai Tuhan Semesta Alam."
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma Innaka ‘Afuwwun Tukhibbul Afwa Fa’fu ‘Anni.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha pemaaf dan engkau menyukai ampunan maka ampunilah aku."
atau doa yang lain:
Allaahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur aan, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur aan, wa hassin a’maalanaa bi dzikril qur aan, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur aan, wa adkhilnal jannata bi syafaa’til qur aan.
Artinya: "Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Quran, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Quran, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Quran, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Quran, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Al-Quran."
....
Simak jadwal malam Nuzulul Quran Ramadhan 2023.
Kapan Nuzulul Quran 2023?
Nuzulul Quran adalah peristiwa yang amat penting bagi umat Islam.
Nuzulul Quran dalam sejarah peradaban Islam terjadi di bulan suci Ramadhan.
Baca juga: Kebaikan dan Manfaat Menjalankan Salat Dhuha di Bulan Ramadhan, Pahalanya Setara Umrah
Peringatan Nuzulul Quran yakni, peristiwa turunnya Al-Quran kepada Nabi Muhammad Rasulullah SAW pada malam ke-17 di bulan Ramadhan.
Puasa tahun 1444 Hijriah sesuai perhitungan kalender Masehi malam Nuzulul Quran atau malam 17 Ramadan 1444 H jatuh pada Jumat malam, 7 April 2023.
Karena 17 Ramadhan jatuh pada Sabtu, 8 April 2023.
Lantas bagaimana sejarah dan keutamaan malam Nuzulul Quran 2023 ini?
Sejarah Malam Nuzulul Quran
Dilansir dari website Kemenag Malut, Nuzulul Quran erat hubungannya dengan Lailatul Qadar.
Yaitu malam penuh kemuliaan dan berkah pada bulan Ramadan.
Nuzulul Quran merupakan peristiwa turunnya Al-Quran sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad SAW.
Pertama kali turunnya wahyu Al-Qur’an kepada Rasulullah SAW, yakni saat beliau tengah berada di Goa Hira, Surat Al Alaq (ayat 1-5).
Lalu, Allah SWT kembali menurun wahyu tiga tahun setelahnya melalui Surat An Nashr.
Allah SWT menurunkan Al-Quran di Madinah dan Makkah.
Dari lokasi turunnya surat-surat dalam Al-Quran, membuat terbagi dua golongan, yaitu golongan surat Makkiyah dan golongan surat Madaniyah.
Masa turunnya ayat Al-Qur’an golongan Makkiyah berlangsung 9 tahun, dan golongan surat Madaniyah berlangsung 10 tahun.
Proses turun Al-Qur’an tersebut, Nabi Muhammad SAW sekaligus menjamin eksistensi Agama Islam.
Keutamaan Malam Nuzulul Quran
Untuk memperoleh keberkahan malam Nuzulul Quran dari Allah SWT, manfaatkan malam ini dengan mendapat pahala berlipat-lipat.
Serta mengharaplah ampunan untuk segala dosa.
Maka untuk mendapat keberkahan, ampunan dan pahala ada amalan yang diamalkan pada malam Nuzulul Quran.
Hal itu sebagai wujud peringatan atas peristiwa Maha Agung dan Mulia tersebut.
Sebagian para ulama mengatakan amalan pertama dan utama adalah membaca Al-Qur’an dan memperbanyak baca Al-Qur’an.
Sehingga mendapatkan pahala dan kemuliaan yang berlimpah.
Amalan lainnya yang dilakukan yaitu Itikaf, atau berdiam diri di masjid, sesuai ketentuan.
Itikaf seraya membaca Al-Quran, berdzikir, berdoa, dan melaksanakan shalat malam, seperti shalat sunat Tahajut, shalat hajat, dan lainnya.
Memperbanyak shalat malam adalah amalan baik yang diamalkan pada malam nuzul Qur’an.
Selanjut memperbanyak do’a sesuai hajat adalah juga bagian dari amalan pada malam nuzul Qur’an.
Peristiwa malam nuzul adalah sangat mahal, oleh sebab itu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Peristiwa nuzulul Qur’an identik dengan malam lailatul qadar, amal kebajikan yang dikerjakan semalam berbanding dengan seribu bulan.
Bahkan sebagian ulama berpandangan malam nuzul Qur’an itulah malam laitul qadar atau malam lailatul qadar.
Saat itulah Al-Qur’an diturunkan pertama kali sehingga disebut malam lalilatul Qadar.
Malam yang penuh amalan kemulian melampui seribu bulan lamanya bagi suatu amal kebaikan.
(*)
(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)
(Tribunnews.com/Daryono/Lanny)
Penulis: Daryono