Berita Viral

'Tolong!' Wahana Permainan Rusak, Jatuh dari Ketinggian dan Memakan Korban, Pengurus Langsung Kabur

Penulis: Dika Pradana
Editor: Dhimas Yanuar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wahana komidi putar di Rajasthan India alami kecelakaan, pengunjung panik, belasan orang menjadi korban.

Salah satu paru-parunya hancur.

Alhasil paru-paru tersebut harus diangkat.

Mark Fajardo terluka parah imbas terlempar saat naik ayunan berputar (ViralPress via The Sun)

"Dokter mengatakan kepada saya bahwa dia (Mark) harus berhati-hati karena dia sekarang hanya memiliki satu paru-paru yang tersisa," ungkap orang tua Mark.

Kondisi Mark Fajardo yang menyedihkan nyatanya tak membuat bos pasar malam yang mengelola wahana tersebut prihatin.

Ia malah mencoba menyalahkan Mark atas kecelakaan itu.

Bos pasar malam itu juga menolak untuk mengakui bahwa kuncinya rusak.

“Saya harap operator tidak mengarang cerita.

Mereka menyalahkan anak saya, mengatakan dia melepas kunci.

Mengapa dia melakukan itu ketika wahana berjalan begitu cepat?," imbuhnya.

Mark Fajardo terlempar saat naik ayunan berputar (ViralPress via The Sun)

Atas kejadian tersebut, atraksi wave swinger ditutup sementara oleh pihak berwenang yang menyelidiki.

"Masalah kami sekarang adalah untuk melihat apakah ada orang yang memantau atau memeriksa wahana sebelum digunakan," ujar juru bicara polisi Mayor Jenderal Ria Tacderan.

Tacderan menambahkan, pasar malam itu memiliki izin dan beroperasi secara legal.

Akan tetapi izin itu dapat dicabut jika ada pelanggaran keamanan.

Operator Fairground sejak itu berjanji untuk membayar tagihan medis Mark dan biaya lainnya, menurut laporan lokal.

Sebagai imbalannya, ibu Mark Fajardo dilaporkan setuju untuk tidak menuntut mereka.

Kejadian serupa ternyata juga pernah terjadi di India.

Pada bulan September setidaknya 50 orang termasuk anak-anak terluka ketika wahana di pasar malam tidak berfungsi dengan baik sehingga jatuh ke tanah.

Britany Fernandez, bocah berusia 13 menempel pada wahana berputar sebelum dia tewas ditonton oleh keluarganya di Honduras pada bulan Agustus.

Sementara itu di Italia, ayunan berputar runtuh melukai setidaknya sepuluh anak pada bulan Juli.

(TribunStyle.com/Dika Pradana)

Artikel lainnya terkait berita viral >>>