Pelajaran Sekolah

Macam-macam Alat Gerak Hewan dan Fungsinya, dari Sirip hingga Sayap, Apa Beda Silia dan Flagelata?

Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Macam-macam alat gerak pada hewan.

TRIBUNSTYLE.COM - Seperti halnya manusia, hewan juga bergerak. Semua makhluk hidup memiliki penggerak atau alat gerak.

Dilansir dari Biology Online, penggerak dalam biologi adalah berbagai gerakan organisme (baik uniseluler maupun multi seluler) untuk mendorong diri dari satu tempat ke tempat lain.

Hewan secara aktif bergerak untuk mencari makanan, berburu, bermigrasi, membangun sarang, menghindari diri dari predator, ataupun mengintai mangsanya.

Jika manusia memiliki alat gerak berupa tangan dan kaki, hewan memiliki alat gerak yang disesuaikan dengan lingkungan hidupnya.

Contoh alat gerak hewan

Berikut beberapa contoh alat gerak pada hewan, yaitu:

  • Silia, flagelata, dan pseudopodia

Hewan uniseluler (bersel satu) memiliki alat gerak berupa silia, flagelata, dan pseudopodia. Flagellata adalah alat gerak yang berupa sehelai rambut panjang sehingga sering disebut rambut cambuk.

Ciliata merupakan rambut halus yang berada di seluruh permukaan tubuh sel, sehingga sering disebut rambut getar. Ada juga yang memiliki kaki semu (pseudopodia) seperti amoeba.

Baca juga: Makin Parah, Simak Bahaya Polusi Suara Bagi Manusia dan Hewan, Picu Penyakit Jantung

Baca juga: Wajib Diwaspadai Deretan Hewan Penghasil Listrik, Ikan Hidung Gajah hingga Belut Listrik

  • Sirip

Berbagai spesies ikan, penyu, penguin, lumba-lumba, paus, manate, anjing laut, singa laut, dan juga walrus menggunakan sirip sebagai alat geraknya. Sirip berfungsi untuk menggerakan air dan menghasilkan daya dorong untuk bergerak dalam permukaan air.

Selain mendorong, sirip juga berfungsi untuk mengontrol gerakan seperti menambah dan mengurangi kecepatan, berbelok ke kanan, kiri, atas, juga bawah, hingga bermanuver secara cepat. Fungsi sirip sebagai pengontrol gerak juga dimiliki oleh cumi-cumi.

  • Tangan
Halaman
123