Berita Terpopuler

POPULER Nasib Ibu Wati, Sempat Tuding Tetangga Lakukan Ritual Babi Ngepet, Kini Diusir Warga

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ibu Wati yang menuding tetangganya lakukan pesugihan babi ngepet kini diusir warga.

Bahkan banyak yang berkeinginan melaporkan ke polisi.

"Pindahnya karena dia diusir sama warga lah," ujar Syarif Nurzaman dikutip Tribun Style dari TribunJakarta.com yang berjudul "Videonya Viral, Wati yang Tuduh Tetangganya Nganggur Tapi Kaya Diusir Warga dari Rumah Kontrakan", Jumat (30/4/2021).

Ketika ditanya berapa warga yang menginginkan ibu Wati pindah, Syarif mengatakan hampir seluruh warga di Kampung Baru.

"Kalau warga Kampung Baru mah hampir semua. Kan ada dua Kampung Baru, Kampung Baru Desa Citayam sama Kampung Baru Desa Ragajaya," ungkapnya.

Terakhir, ia mengatakan bahwa alasan warga mengusir ibu Wati dari kontrakannya adalah karena kesal telah mencemarkan nama daerah setempat.

"Iya mencemarkan nama Kampung Baru Ragajaya," tuturnya.

Suasana kontrakan ibu Wati setelah diusir warga. (Tribun Jakarta)

Sementara itu, pantauan di lokasi, kontrakan ibu Wati nampak sepi meski lampu bagian terasnya masih menyala.

Terlihat, hanya ada dua pasang sendal ukuran orang dewasa yang tersisa di bagian depan kontrakan.

"Iya sudah pindah tadi siang," ujar salah seorang warga sekitar rumah kontrakan ibu Wati yang enggan disebut namanya.

Ibu Wati Sempat Minta Maaf

Setelah viral, ibu Wati juga telah memberikan klarifikasi permohonan maafnya.

Melalui sebuah video pendek, ia tampak ditemani dua orang warga lainnya meminta maaf kepada khalayak ramai.

"Assalaimualaikum, saya Syarif dari RW 10 Ragajaya dan didampingi senior saya dalam hal ini saya mendampingi warga saya yang bernama Ibu Wati, yang akan mengklarifikasi videonya terkait video tentang babi ngepet tadi, mari sama-sama kita dengarkan dari Ibu Wati," kata Ketua RW dikutip dari IG Lambe_Turah, Kamis (29/4/2021).

Tak lama setelah itu, Wati mengurai permintaan maafnya.

"Assalamualaikum wr wb, buat warga Kampung Baru Ragajaya, pokoknya buat semua warga Kampung Baru yang saya tidak sebutkan satu per satu karena saya tidak apal," kata Wati.

Halaman
1234