"Pak Kapolres terharu begitu melihat aksi warga itu yang viral di media sosial.
Sehingga tergerak hatinya untuk memberikan tali asih, juga memberi semangat kepada Todu," tutur Lolo.
Namun siapa sangka, setelah viral di media sosial, sepupu Todu Silaban justru mengungkap fakta sebaliknya.
Mengutip dari Tribunnews.com, Bukan Tes Kepolisian, Pemuda Ini Terpaksa Tinggalkan Jenazah Ayahnya demi Mengikuti Ujian Masuk PTN, terungkap fakta sesungguhnya.
Diakui Guntur Tinambunan, sepupunya itu ternyata rela meninggalkan jenazah sang ayah bukan untuk tes polisi melainkan tes masuk perguruan tinggi.
Baca juga: KISAH Pria Idap HIV, Disumpahi Guru SMP Jadi Sampah Masyarakat, Kini Sukses Lulus Kuliah S2 di Eropa
"Mohon maaf atas pelurusan informasi, beliau adalah anak dari tulang kandungku yang saat ini telah meninggal dan hari ini akan dikebumikan."
"Jadi tulang naposo kami ini rencana bukan akan test masuk ke kepolisian ana tetapi akan mengikuti test masuk Perguruan Tinggi Negeri."
"Dan rencana akan mengambil jurusan hukum, melalui media ini kami menyatakan pelurusan informasi ini agar dihapus subject agar tidak ada kesimpangsiuran berita," tulisnya dalam komentar.
Lebih lanjut, Guntur menyebut jika anak pamannya itu tidak ada yang mau tes kepolisian.
"Itu memang informasi yang tidak benar, setahu saya anaknya paman saya ini tidak ada mau test ke kepolisian."
"Info yang saya dapat adalah akan menempuh ujian PTN, itu yang saya tau," kata Guntur kepada Tribunnews.com, Senin (19/4/2021).
Guntur pun menjelaskan lantaran dirinya tinggal di Tangerang maka tak mendapat informasi lengkap.
Ia hanya mendapat informasi lewat grup WhatsApp keluarga.
Baca juga: INGAT Bocah Viral Dibuang Ibu dengan Tubuh Penuh Luka? Kini Jadi Anak Kapolres, Ganteng & Bahagia
"Berhubung saya tinggal di Tangerang, saya hanya mendapatkan info melalui group WA keluarga besar dari kakek, orang tua paman saya yang meninggal ini," tuturnya.
Tak hanya itu, Guntur pun meminta agar postingan yang menyebut sepupunya mendaftar polisi dihapus.