Kecelakaan Tol Cipularang

Kisah Dedi, Korban Selamat Kecelakaan Tol Cipularang, Sempat Bangunkan Temannya Namun Tak Bergerak

Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Desi Kris
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dedi korban luka kecelakaan beruntun di Tol Cipularang. (kiri)

Kendati demikian, pikirannya masih bisa bekerja hingga meningat Tuhan serta istrinya yang sedang mengandung.

"Keras banget benturannya Pak. Saya tak sadarkan diri. Namun pikiran saya masih bekerja, saya ingat Allah, saya ingat istri saya yang sedang hamil 8 bulan," ujar Dedi.

Sopir Truk yang Diduga Penyebab Kecelakaan Tol Cipularang Terancam Jadi Tersangka, Keluarga Pasrah

Kronologi Kecelakaan Tol Cipularang, Polisi Sebut Sopir Truk Tak Kuasai Medan & Kelebihan Muatan

Seperti mendapat kekuatan untuk menyadarkan diri, Dedi kemudian membuka mata.

Ia melihat rekannya, Iwan yang ada disampingnya penuh dengan darah di tubuhnya.

Saat itu, Dedi sempat mencoba membangunkan Iwan.

Ia meminta Iwan bangun, namun rekannya itu sudah tidak bergerak.

"Saya nyebut istigfar dalam hati. Ingat istri. Akhirnya saya buka mata, saya gerakin badan, saya bangunin Iwan pegang-pegang tangannya, nyuruh bangun. Tapi dia enggak bergerak, saya berkeyakinan meninggal karena banyak darah di tubuhnya," ujar Dedi.

Kecelakaan beruntun di Cipularang.(Tangkapan layar video yang diunggah akun twitter Radio Elshinta.) (Twitter Radio ElShinta)

Alhamdulillah Pak, saya masih bisa lihat anak saya lahir," tambah Dedi.

Dikatakan Dedi, saat rekannya tak lagi bergerak, ia pun mencoba melepas sabuk pengaman dan berusaha keluar dari mobil.

"Saya ditolong pekerja proyek. Ini dekat pinggang ada retak," ujar Dedi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, telah terjadi tabrakan beruntun yang melibatkan 21 unit kendaraan di Tol Cipularang KM 91, pada Senin (2/9/2019) siang.

Kesaksian Sopir Truk yang Menabrak Puluhan Kendaraan di Tol Cipularang, Akui Susah Ngerem

Kesaksian Korban Selamat dalam Kecelakaan Tol Cipularang, Mobilnya Terbang ke Jurang & Hancur

Akibat kecelakaan tersebut, sedikitnya 8 orang tewas, 3 luka berat, dan 25 luka ringan.

Semua korban dibawa ke rumah sakit yang berbeda-beda.

Ada yang sebagian dibawa ke RS Banyuasih, RS Thamrin dan RS Ciloam di Purwakarta.

Kecelakaan beruntun tersebut juga mengakibatkan sejumlah kendaraan hancur, ada yang terbakar maupun ringsek dihantam kendaraan lainnya.

Kecelakaan Tol Cipularang, Senin (2/9/2019). (Tribunjabar.id/Ery Chandra)
Halaman
1234