Kecelakaan Tol Cipularang

Kisah Dedi, Korban Selamat Kecelakaan Tol Cipularang, Sempat Bangunkan Temannya Namun Tak Bergerak

Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Desi Kris
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dedi korban luka kecelakaan beruntun di Tol Cipularang. (kiri)

Dedi, korban selamat dari Kecelakaan Tol Cipularang mengisahkan detik-detik saat peristiwa maut itu terjadi, ia sempat bangunkan temannya yang sudah tidak bergerak.

TRIBUNSTYLE.COM - Dedi (38) warga kecamatan Sepatan‎, Kabupaten Tangerang selamat dari kecelakaan Tol Cipularang KM 91 yang melibatkan 21 unit kendaraan pada Senin (2/9/2019) siang.

Saat ini Dedi tengah dirawat di RS MH Thamrin karena mengalami luka di bagian tubuhnya karena terlibat kecelakaan Tol Cipularang tersebut.

Kondisi tubuhnya penuh luka, begitu juga dengan bagian wajahnya yang penuh tempelan perban.

Dedi merupakan karyawan perusahan jasa di Tangerang.

Ketika kejadian, ia baru pulang dari Pasirkoja, kota Bandung untuk mengantar barang.

Dedi mengisahkan detik-detik kejadian saat kendaraan yang ditumpanginya diseruduk truk di belakangnya.

Kisah Satu Keluarga Selamat dalam Kecelakaan Tol Cipularang, Anak Sempat Lompat saat Benturan Keras

Cerita Istri Korban Kecelakaan Tol Cipularang, Suami Meninggal saat Cari Uang untuk Beli Sepatu Anak

Saat kejadian, Dedi berada di truk boks berwarna putih bersama rekannya, Iwan.

Iwan meninggal dunia di tempat.

Diungkapkan Dedi, ia melihat rekannya penuh demngan luka di ruang kemudi.

Dedi korban luka tabrakan beruntun di Tol Cipularang (Tribunjabar/Mega Nugraha)

"Ada truk pengangkut tanah terguling Pak. ‎Posisinya dari saya kehalang sekitar dua mobil. Saat terguling itu semua kendaraan berhenti," ujar Dedi, di RS MH Thamrin, Purwakarta, Selasa (3/9/2019), dikutip TribunStyle.com dari TribunJabar.

Dikatakan Dedi, truk besar yang ditumpanginya membuatnya sudah belok dan menghindar.

Saat menunggu evakuasi truk yang terguling, tiba-tiba ada truk pengangkut tanah yang menyeruduk beberapa kendaraan di belakangnya, termasuk yang ditumpanginya.

"Saya lihat spion kiri ada truk pengangkut tanah yang menyeruduk kami. Kencang banget," ujar Dedi.

Saat terjadi benturan keras, ia mengaku sempat tak sadarkan diri.

Halaman
1234