"Tapi dari sekian (sekitar ribuan orang yg di atas gulungan tanah) cuman 6 kita yang selamat turun dari atas. Mati semua sudah orang di atas. Ada yang patah. Ada yang tajepit. Ada yg minta tolong sementara kepala setengah begini (setengah badan sudah masuk ke tanah). Kita mau tolong gimana sementara kita jg menyelamatkan diri," lanjutnya.
Ia pun menuturkan jika saat musibah terjadi, tanah yang ia pijak seolah mendidih.
"Saya di atas ini pak, ya Allahhhh uuuu... . Saya kira itu apa... naga. Ada yg mengamuk kayak begitu.... Eeehh ya Allah. Mendidih... Mendidih itu (tanah)."
Saksi menyebut jika tsunami tak hanya terjadi di laut, namun juga di daratan yang mereka pijak.
"Kisah salah seorang ibu yg selamat dari gempa di Petobo, Palu Selatan. Menurut teman kami Umar, relawan yg mendengar kesaksian langsung dari warga yg selamat. Ini bentuk gelombang tsunami tanah yg tingginya lebih tinggi dari tiang listrik. Masih ada ribuan orang yang berada dalam tumpukan tanah yg menggulung tersebut," tulis caption dalam unggahan Instagram @makassar_iinfo.
Sebelumnya, ada juga saksi hidup lain yang menuturkan jika tanah seolah mengeluarkan lumpur dari perut bumi.
• Penuturan Saksi yang Berhasil Selamat, Keluar Lumpur dari Perut Bumi, Dunia Seperti Mau Kiamat
Yakni penuturan korban selamat dari kelurahan Petobo, Amir (35), menurutkan bagaimananya kampungnya hilang ditelan lumur yang seolah keluar dari perut bumi. (Tribunstyle.com/Tisa)
Yuk Subscribe Channel YouTube TribunStyle.com: