Gempa Sulawesi Tengah

Kisah Pilu Nurul, Korban Gempa yang Berhasil Selamat, Ditemukan Dalam Kondisi Peluk Jasad Ibunya

Penulis: Tisa Ajeng
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNSTYLE.COM - Gadis muda ini menjadi salah satu korban gempa dan tsunami yang berhasil diselamatkan, kondisi saat ditemukan buat netizen banjir air mata.

Kisah pilu dari korban selamat gempa dan tsunami Palu kembali bertambah.

Kesaksian Korban Gempa & Tsunami Palu yang Selamat, Kayak Ada Naga, Tanah Seperti Mendidih

Kali ini berasal dari gadis muda yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Dilansir Tribunstyle.com dari akun Instagram @makassar_iinfo, seorang gadis berusia 15 tahun berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Meski dirinya telah tertimbun reruntuhan gempa, gadis ini ditemukan selamat.

Menurut penuturan Tim SAR, gadis ini rupanya mengalami kejadian pilu sebelum berhasil ditemukan dan diefakuasi.

Gadis yang bernama Nurul Istikharah berhasil dievakuasi dari reruntuhan bangunan rumahnya di Komplek Perumnas Balaroa.

Menurut pihak BNPB, proses evakuasi yang dibantu warga berjalan dramatis karena kami harus hati-hati mengeluarkannya.

Tim SAR menyebut, saat ditemukan di bawah reruntuhan rumahnya, korban berpelukan dengan jasad sang ibu yang meninggal.

Nurul dalam proses evakuasi oleh Tim SAR (BNPB, Instagram @makassar_iinfo)

Sang ibunda meninggal karena tertimbun bangunan setelah berhari hari bencana gempa bumi dan tsunami.

"Saat ditemukan di reruntuhan rumahnya, kondisi korban cukup payah karena berhari hari tertimbun sehingga proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar korban bisa diselamatkan," ungkapnya.

Menurut dia, usai dievakuasi dari reruntuhan rumahnya, korban yang kondisinya cukup kritis dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Kota Palu untuk mendapatkan perawatan atas luka-luka dan psikologisnya.

Mengalami trauma dan luka-luka (BNPB, Instagram/makassar_iinfo)

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan 7,4 skala Richter mengguncang Palu.

Sejumlah bangunan roboh dan ratusan korban jiwa akibat bangunan runtuh.

Belum lagi korban yang masih dinyatakan hilang karena tertimba bangunan ataupun terseret tsunami.

Disangka Hilang, Pramugari Ini Bagikan Cerita Dirinya Selamatkan Diri dari Tsunami Palu

Gempa juga disusul oleh gelombang tsunami.

Saat ini Hari Rabu 3 Oktober terhitung sudah 1.407 jiwa meninggal dunia.

(Tribunstyle.com/Tisa)

Gempa Palu (Kolase BNPB, Instagram @makassar_iinfo, Kompas.com)

Kesaksian Korban Gempa & Tsunami Palu yang Selamat, 'Kayak Ada Naga, Tanah Seperti Mendidih'

Seorang ibu yang berhasil selamat dari gempa dan tsunami memaparkan bagaimana tanah seperti mendidih dan menelan ratusan warga, 'seperti ada naga'.

Gempa dan tsunami yang meluluhlantakkan Palu, Sulawesi Tengah menyisakan banyak cerita dari para saksi hidup.

• Disangka Hilang, Pramugari Ini Bagikan Cerita Dirinya Selamatkan Diri dari Tsunami Palu

Rupanya dalam musibah tersebut, ada saksi dimana mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri.

Seorang saksi yang selamat dari wilayah wilayah Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, menceritakan jika tanah yang mereka pijak seperti mendidih.

Seorang warga Palu menunjukkan sebuah rumah beton yang digulung lumpur yang keluar dari perut bumi dan berpindah ratusan meter di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pasca-gempa bermagnitudo 7,4. (KOMPAS.com/ROSYID A AZHAR)

Seorang ibu-ibu membeberkan bagaimana usahanya menyelamatkan diri dan anaknya.

Dilansir Tribunstyle.com dari laman Instagram @makassar_iinfo, seorang relawan pun merekam cerita saksi hidup kejadian gempa dan tsunami Palu.

Ibu-ibu tersebut menceritakan bagaimana kampungnya habis ditelan tanah yang seolah-olah mendidih.

Di antara beberapa daerah yang terkena musibah ini, bisa dibilang daerah Petobo menjadi yang paling rusak.

Menurut kabar, Perumnas Patobo tenggelam oleh lumpur diperkirakan ada 744 unit rumah, ada banyak warga yang tertimbun tanah.

Seorang ibu yang menjadi salah satu korban selamat dari Kelurahan Petobo pun menuturkan kejadian yang ia lihat/

"Itu tanah sudah mendidih...! Setiap dia (tanah) berputar (menggulung ke bawah), kita berusaha naik terus ke atas... (setelah itu) Baru Kita cari jalan su turun kemari.," tuturnya dalam video yang dikutip Tribunstyle.com dari Instagram @makassar_iinfo.

"Tapi dari sekian (sekitar ribuan orang yg di atas gulungan tanah) cuman 6 kita yang selamat turun dari atas. Mati semua sudah orang di atas. Ada yang patah. Ada yang tajepit. Ada yg minta tolong sementara kepala setengah begini (setengah badan sudah masuk ke tanah). Kita mau tolong gimana sementara kita jg menyelamatkan diri," lanjutnya.

Ia pun menuturkan jika saat musibah terjadi, tanah yang ia pijak seolah mendidih.

"Saya di atas ini pak, ya Allahhhh uuuu... . Saya kira itu apa... naga. Ada yg mengamuk kayak begitu.... Eeehh ya Allah. Mendidih... Mendidih itu (tanah)."

Saksi menyebut jika tsunami tak hanya terjadi di laut, namun juga di daratan yang mereka pijak.

"Kisah salah seorang ibu yg selamat dari gempa di Petobo, Palu Selatan. Menurut teman kami Umar, relawan yg mendengar kesaksian langsung dari warga yg selamat. Ini bentuk gelombang tsunami tanah yg tingginya lebih tinggi dari tiang listrik. Masih ada ribuan orang yang berada dalam tumpukan tanah yg menggulung tersebut," tulis caption dalam unggahan Instagram @makassar_iinfo.

Sebelumnya, ada juga saksi hidup lain yang menuturkan jika tanah seolah mengeluarkan lumpur dari perut bumi.

• Penuturan Saksi yang Berhasil Selamat, Keluar Lumpur dari Perut Bumi, Dunia Seperti Mau Kiamat

Yakni penuturan korban selamat dari kelurahan Petobo, Amir (35), menurutkan bagaimananya kampungnya hilang ditelan lumur yang seolah keluar dari perut bumi. (Tribunstyle.com/Tisa)

Yuk Subscribe Channel YouTube TribunStyle.com: