Breaking News:

Tips Sehat

Bahaya Tersembunyi di Air Kemasan Ini yang Terjadi pada Suami Saya

Air kemasan tampak aman, tapi siapa sangka ada bahaya tersembunyi, Suami saya mengalaminya sendiri! Simak kisah ini agar Anda lebih waspada!

Editor: Tim TribunStyle
freepik.com
AIR DISEGEL - Air kemasan tampak aman, tapi siapa sangka ada bahaya tersembunyi, Suami saya mengalaminya sendiri, Simak kisah ini agar Anda lebih waspada! 

Saya membaca artikel Dr. Geo dari The Science of Living Long and Strong yang menjelaskan bahwa botol plastik bisa melepaskan BPA saat terkena panas, misalnya saat disimpan di gudang, bagasi mobil, atau garasi terutama di musim panas.

Masalahnya? Menurut artikel tahun 2017 di Medical News Today, BPA bisa meniru estrogen dalam tubuh manusia.

Paparan BPA juga berisiko memengaruhi otak, perilaku, serta perkembangan kelenjar prostat pada janin, bayi, dan anak-anak.

Meski FDA menyatakan bahwa BPA dalam botol plastik tidak berbahaya, Uni Eropa dan Kanada telah melarang penggunaannya dalam botol bayi.

Penelitian lain bahkan mengaitkan BPA dengan peningkatan tekanan darah. Lebih parahnya lagi, plastik non-BPA pun bisa melepaskan bahan kimia lain, seperti bisphenol-S (BPS), yang juga berbahaya.

Saya pun segera mencari alternatif air minum yang lebih sehat. Setelah mempertimbangkan berbagai opsi, kami memutuskan untuk menggunakan sistem penyaringan air di rumah untuk kebutuhan minum dan memasak.

Hasilnya? Enam bulan kemudian, kadar estrogen suami saya kembali normal.

Apakah ini karena kami berhenti minum air kemasan? Kami yakin, iya karena tidak ada perubahan lain dalam pola makan, suplemen, atau obat yang dikonsumsi suami saya.

Saya dulu mengira air kemasan adalah pilihan yang sehat dan praktis. Namun, pengalaman ini mengajarkan saya bahwa bahan kimia dari botol plastik bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Kesimpulannya: Jika Anda masih mengonsumsi air kemasan, pertimbangkan untuk mencari alternatif yang lebih aman. Pilih sistem filtrasi yang mampu menghilangkan setidaknya 95 persen kontaminan berbahaya.

Sebelum membeli, bandingkan hasil uji dari laboratorium independen. Jika produsen tidak mencantumkan hasil uji ini, tanyakan alasannya atau cari merek lain yang lebih transparan.

Yang terpenting, prioritaskan kesehatan Anda. Tinggalkan air kemasan dan beralihlah ke sumber air yang lebih aman.  (TribunSytle.com/ yourtango.com/ Aris)

 

Halaman 2/2
Tags:
Menurut WebMDartikel Dr. GeoMedical News Today
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved