Berita Viral
Polisi Hong Kong Diteror 8 Panggilan Palsu Saat Konser Andy Lau, Ada Ancaman Bom!
Polisi Hong Kong menerima 8 panggilan palsu, termasuk ancaman bom, saat konser Andy Lau, memicu kepanikan dan meningkatkan keamanan.
Editor: Tim TribunStyle
Petugas medis yang bergegas ke lokasi kembali menemukan bahwa laporan tersebut hanyalah lelucon.
Dalam laporan berikutnya, penelepon mengklaim melihat “bubuk putih mencurigakan” di salah satu kursi di Coliseum.
Namun, saat polisi tiba untuk menyelidiki, mereka mendapati bahwa kursi yang disebutkan tidak ada sama sekali.
Puncaknya terjadi pada pukul 10.33 malam, ketika panggilan terakhir masuk dengan klaim bahwa sebuah bom telah diledakkan di atas panggung. Polisi segera bertindak, tetapi sekali lagi, laporan tersebut terbukti tidak benar.
Investigasi dan Peringatan dari Pihak Berwenang
Setelah insiden ini, polisi Hong Kong mengungkapkan bahwa semua panggilan berasal dari nomor yang sama.
Namun, mereka masih belum berhasil menemukan penelepon tersebut.
Kasus ini kini diklasifikasikan sebagai laporan palsu yang bersifat jahat, dan penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung.
Pihak berwenang juga menghimbau masyarakat untuk tidak membuat laporan palsu, mengingat tindakan seperti ini tidak hanya membuang-buang sumber daya publik, tetapi juga mengganggu operasi tanggap darurat yang seharusnya digunakan untuk kejadian nyata.
Meskipun malam itu penuh dengan gangguan, konser terakhir Andy Lau tetap berlangsung dengan megah dan sukses.
Namun, insiden ini menjadi pengingat bahwa tindakan iseng seperti ini dapat berpotensi menimbulkan kepanikan serta membahayakan keselamatan publik. ( TribunStyle.com/ 8days.sg/ Hadyan )
| Sentilan Ahmad Luthfi usai Resmikan Daycare di Ungaran: Disuruh Dirawat Malah Anaknya Ditaleni |
|
|---|
| Suasana Pecah di May Day, Presiden Prabowo Hadiahkan Kemeja Safarinya untuk Massa, 'Hidup Buruh' |
|
|---|
| Sosok Bobby Rasyidin, Dirut KAI Janji Tulus Rangkul Masa Depan Anak Korban Kecelakaan KRL di Bekasi |
|
|---|
| Momen Presiden Prabowo Cemburu pada Popularitas Mayor Teddy saat May Day: Gue Presidennya, Bukan Dia |
|
|---|
| KSBSI Sejajarkan Indonesia dengan Venezuela dan Bolivia di Hadapan Presiden Prabowo, Ini Alasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Panggilan-palsu.jpg)