Breaking News:

Berita Viral

Polisi Hong Kong Diteror 8 Panggilan Palsu Saat Konser Andy Lau, Ada Ancaman Bom!

Polisi Hong Kong menerima 8 panggilan palsu, termasuk ancaman bom, saat konser Andy Lau, memicu kepanikan dan meningkatkan keamanan.

Editor: Tim TribunStyle
Chinapress, Sinchew News
TEROR PALSU DI KONSER ANDI LAU - Polisi Hong Kong menerima 8 panggilan palsu, termasuk ancaman bom, saat konser Andy Lau, memicu kepanikan dan meningkatkan keamanan. 

TRIBUNSTYLE.COM - Raja Surgawi Andy Lau Ditargetkan Panggilan Palsu Saat Konser Terakhir di Hong Kong.

Legenda musik Asia, Andy Lau, menutup tur spektakulernya, Today…is the Day, dengan konser terakhir di Hong Kong Coliseum pada 10 Januari.

PANGGILAN PALSU - Polisi Hong Kong menerima 8 panggilan palsu, termasuk ancaman bom, saat konser Andy Lau, memicu kepanikan dan meningkatkan keamanan.
PANGGILAN PALSU - Polisi Hong Kong menerima 8 panggilan palsu, termasuk ancaman bom, saat konser Andy Lau, memicu kepanikan dan meningkatkan keamanan. (Chinapress, Sinchew News)

Namun, malam yang seharusnya penuh kemegahan ini justru diwarnai gangguan yang tak terduga.

Polisi Hong Kong menerima delapan panggilan palsu, termasuk ancaman bom, yang mengacaukan jalannya konser.

Serangkaian Panggilan Palsu yang Mengganggu

Insiden ini dimulai pada pukul 8.51 malam, hanya setengah jam setelah Andy mulai tampil.

Seorang penelepon yang mengaku sebagai staf Coliseum melaporkan adanya kebakaran di belakang panggung serta korban luka.

Menanggapi laporan ini, petugas pemadam kebakaran dan medis segera menuju lokasi. Namun, setibanya di sana, mereka tidak menemukan tanda-tanda kebakaran ataupun korban cedera.

Ketika situasi tampak kembali normal, polisi menerima panggilan kedua hanya satu menit setelah petugas pemadam meninggalkan lokasi.

Kali ini, penelepon melaporkan keberadaan kendaraan mencurigakan di luar Coliseum.

Tak lama setelahnya, panggilan ketiga masuk, mengklaim adanya perkelahian di dalam venue konser.

Polisi yang tiba di tempat kejadian melakukan investigasi dan mengonfirmasi bahwa semua laporan tersebut adalah alarm palsu.

Penelepon Tak Bertanggung Jawab Kembali Beraksi

Tidak berhenti di situ, penelepon melanjutkan aksinya dengan lima panggilan palsu lainnya.

Panggilan keempat melaporkan adanya penonton yang merasa tidak enak badan, diikuti panggilan kelima yang menyebutkan ada seseorang yang pingsan di pintu masuk.

Halaman 1/2
Tags:
HongkongAndy Laupolisi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved