Viral Dua Kakek di Blora Jateng Ribut Saling Ejek Fisik, Warga Jadi Korban, Jalanan Kampung Ditembok
Kelakuan dua kakek di Blora, Jawa Tengah, saling ejek fisik berujung menyusahkan warga desa. Tutup akses jalanan kampung dengan membangun tembok.
Editor: Putri Asti
TRIBUNSTYLE.COM - Kelakuan dua kakek di Blora, Jawa Tengah, saling ejek fisik berujung menyusahkan warga desa. Tutup akses jalanan kampung dengan membangun tembok.
Sebuah video yang memperlihatkan dua kakek-kakek saling ejek di Blora, Jawa Tengah, viral di media sosial.
Dua kakek tersebut cekcok usai saling ejek soal cacat fisik.
Endingnya, warga ikut dibuat geram karena salah kakek-kakek ini menutup akses jalan kampung dengan cara membuat tembok melintang.
Bagaimana cerita lengkapnya?
Baca juga: AWALNYA Saling Ejek di Grup WA, Siswi SMP di Baubau Dipukul 2 Temannya, Tak Sadarkan Diri 3 Hari
Seorang warga Dukuh Gabusan, RT 02 RW 01, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Suparman (60), nekat menutup akses jalan tiga rumah dengan membangun tembok melintang di tengah jalan.
Aksi itu pun viral di media sosial tiktok yang diunggah akun @sempronk95.
Hingga berita ini ditulis, video yang diunggah dengan durasi 28 detik itu telah ditonton 954,2 ribu penonton.
Salah seorang perangkat desa, Tarto (45), menjelaskan penutupan akses jalan itu dilakukan sebanyak dua kali.
Pertama pada hari Selasa (7/5/2024), sekira pukul 14.00.
Kedua, penutupan akses jalan dilakukan Sabtu (11/5/2024) sekira pukul 10.00.
"Selasa, saya dapat laporan dari warga terkait penutupan akses jalan yang dilakukan oleh Suparman. Kemudian Rabu sudah diselesaikan di tingkat desa. Akhirnya sepakat tembok yang dibangun yang menghalangi akses jalan dibongkar," katanya, Senin (13/5/2024).
Namun, kata Tarto, Suparman melakukan aksi penutupan jalan yang kedua kalinya dengan membangun tembok melintang di tengah jalan.
Menurut Tarto penutupan akses jalan yang kedua itu menjadi puncak kemarahan warga.
Sumber: Tribun Jateng
| Jerome Polin Kecewa dengan Tuntutan 18 Tahun untuk Nadiem Makarim: Orang Baik Jadi Takut Mengabdi |
|
|---|
| SMAN 1 Pontianak Tegaskan Tolak Terlibat Ulang LCC 4 Pilar, Hormati Hasil & Dukung Perwakilan Kalbar |
|
|---|
| Ayah Ocha SMAN 1 Pontianak Tanggapi Anaknya Berani Protes di LCC Empat Pilar: Tetap Rendah Hati |
|
|---|
| 25 CPNS Pemkab Klaten Dilantik Jadi PNS, Pj Sekda Ingatkan Soal Tanggung Jawab dan Integritas |
|
|---|
| Potret Nadiem Makarim Harus Jalani Operasi usai Dituntut 18 Tahun: Saya Tidak Sendiri, Mohon Doanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Ribut-saling-ejek-fisik-kakek-di-Blora-Jawa-Tengah-bikin-tembok-tutup-akses-jalan-di-kampungnya.jpg)