Gegara Utang, Pria di Aceh Dianiaya hingga Babak Belur, Satu Telinganya Putus Akibat Digunting
Gegara masalah utang, seorang pria di Ulee Kareng, Banda Aceh dianiaya hingga babak belur. Satu telinganya putus akibat digunting.
Editor: Putri Asti
"Korban kehilangan bagian telinga kiri dan kanan, serta memar di bagian wajah. Saat itu korban juga sempat menghubungi keluarga, sehingga pihak keluarga melapor ke polisi," katanya.
Setelah menerima laporan, polisi langsung memburu kedua pelaku yang akhirnya diamankan di rumah masing-masing beserta barang bukti sebuah gunting medis yang digunakan untuk memotong telinga korban.
Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui antara korban dan pelaku memiliki permasalahan berkaitan dengan utang piutang.
Awalnya Yudhi merental sebuah mobil dari pihak lain.
Tetapi, korban nekat menggadaikan mobil tersebut kepada SL dan ML alias Simin dengan meminjam uang sebesar Rp 8 juta.
"Kedua pelaku tidak tahu kalau ini mobil rental, hingga akhirnya mobil itu ditemukan dan diambil oleh pemiliknya," ujarnya.
Setelah pengambilan mobil, SL dan ML alias Simin sempat berupaya untuk menemui korban, dan selalu gagal.
Bahkan, keluarga Yudhi juga angkat tangan dan mengaku tidak sanggup menghadapi permasalahan yang dibuat korban.
"Dari situlah akhirnya posisi korban ditemukan di Hotel Kyriad Muraya, lalu dibawa ke Neuheun hingga berakhir dengan aksi penganiayaan berat," katanya.
Hingga kini, kasus itu masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Penyidik masih memeriksa dan mengambil keterangan dari sejumlah pihak.
"Pemeriksaan lanjut masih terus kita lakukan untuk menemukan titik terang terkait kasus ini," demikian Kompol Fadillah.
Kasus Lainnya - Dendam Minta Rp 500 Ribu Ditolak Setelah Hubungan Sesama Jenis, Pria Bunuh Bos Tembaga di Boyolali
Kasus pembunuhan bos kerajinan tembaga di Boyolali berhasil dikuak polisi kurang dari 24 jam.
Terkuak pula hubungan antara korban dan pelaku yang saling kenal di media aplikasi kencan pada Januari 2024.
Sumber: Kompas.com
| Banyak ASN Memilih Tiarap dan Enggan Naik Jabatan, Bupati Bogor: Tidak Kenal Ordal, Tidak Punya Uang |
|
|---|
| Sebut Narasi Amien Rais Sebagai Hoaks, Komdigi Ancam Pihak yang Ikut Sebar Video Kritik Seskab Teddy |
|
|---|
| Klarifikasi Pemprov Kaltim Polemik Kursi Pijat Gubernur: Rp 125 Juta Dialokasikan untuk Dua Unit! |
|
|---|
| Sosok Faliha Nazihah, Gen Z yang Jadi Calon Jemaah Haji Asal Klaten, Daftar Sejak Umur 15 Tahun |
|
|---|
| Jejak Digital Tak Bisa Bohong, Calon Haji Asal Mataram Dipulangkan Akibat Pelanggaran Masa Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/penganiayaan-satu-orang.jpg)