Breaking News:

berita viral

Reaksi KPK Sengkarut Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 Miliar, Gus Ipul Jamin Lelang Transparan

KPK menyatakan siap menelisik potensi celah rasuah di balik proyek yang mematok harga Rp700.000 per pasang sepatu sehingga anggaran capai Rp27 miliar.

Tayang:
Editor: Sinta Darmastri
KOMPAS.COM/ADHYASTA DIRGANTARA/FIRDA JANATI
KPK DAN GUS IPUL - KPK menyatakan siap menelisik potensi celah rasuah di balik proyek yang mematok harga Rp700.000 per pasang sepatu sehingga anggaran capai Rp27 miliar. 
Ringkasan Berita:
  • KPK menyatakan siap menelisik potensi celah rasuah di balik proyek yang mematok harga Rp700.000 per pasang sepatu sehingga anggaran capai Rp27 miliar
  • Saat ini, pihak KPK sedang mendalami secara detail bagaimana alur perencanaan anggaran tersebut dibuat
  • Gus Ipul mengaku telah memberikan instruksi tegas kepada jajarannya di Kementerian Sosial agar tidak melakukan praktik lancung

 

TRIBUNSTYLE.COM - Sorotan tajam masyarakat terkait anggaran fantastis pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap menelisik potensi celah rasuah di balik proyek yang mematok harga Rp700.000 per pasang sepatu tersebut.

Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono, mengonfirmasi bahwa lembaga antirasuah tersebut memiliki ruang untuk masuk ke dalam persoalan ini. "Kalau dalam konteks pencegahan bisa," ujar Agus di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Saat ini, pihak KPK sedang mendalami secara detail bagaimana alur perencanaan anggaran tersebut dibuat. Agus menekankan bahwa pengawasan yang dilakukan tidak akan terbatas pada komoditas alas kaki saja, melainkan mencakup ekosistem pengadaan secara luas.

"Tetapi kita sedang mempelajari seluruh proses, tidak hanya cakupan kepada kaus kaki atau apa tidak, tapi seluruh proses," imbuhnya.

Baca juga: Polemik Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 Miliar, Gus Ipul Pasang Badan dan Siap Diaudit KPK

Duduk Perkara Anggaran Rp27 Miliar

Polemik ini bermula ketika publik mengkritisi rencana pengadaan 39.345 pasang sepatu dengan pagu anggaran mencapai Rp27 miliar. Angka Rp700.000 per pasang dinilai tidak wajar dan memicu kekhawatiran adanya penggelembungan harga (mark-up).

Merespons riuh tersebut, Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa nominal yang beredar saat ini barulah angka rencana awal, bukan nilai kontrak final.

“Proses pengadaan ini dilelang secara terbuka dan nanti hasilnya pasti lebih murah dari perencanaannya,” kata Gus Ipul saat meninjau proyek Sekolah Rakyat di Kedung Cowek, Surabaya, Senin (4/5/2026).

Gus Ipul meyakini bahwa melalui mekanisme lelang yang kompetitif, harga satuan sepatu tersebut akan terkoreksi secara signifikan. “Kalau sekarang disebut Rp 700.000, nanti bisa hasilnya jauh di bawah itu. Nanti kan akan ada proses lelang, saya tidak terlalu mengerti detail tentang proses lelang itu,” ucapnya.

Baca juga: Noel Ancam Gugat KPK Sebesar Rp 300 Triliun, Jubir: Lebih Fokus Dalam Forum Persidangan Tanpa Opini

Peringatan Keras bagi Internal Kemensos

Sebagai langkah antisipasi, Gus Ipul mengaku telah memberikan instruksi tegas kepada jajarannya di Kementerian Sosial agar tidak melakukan praktik lancung. Ia menegaskan tidak akan memberi toleransi pada pihak yang mencoba bermain dalam proyek strategis ini.

“Saya sudah sampaikan kepada para penanggung jawab, tidak boleh ada lobi, titipan, rekayasa, tidak boleh ada hal-hal yang menyimpan dalam proses pengadaan,” jelasnya.

Langkah preventif ini diambil guna memastikan program bantuan untuk siswa Sekolah Rakyat dapat tersalurkan dengan tepat sasaran tanpa terganjal masalah hukum di kemudian hari.

(TribunStyle.com/Diolah dari artikel di Kompas.com)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
sepatuSekolah RakyatGus IpulKPK
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved