Breaking News:

Halal Bihalal Berujung Ngenes, Pria Kecewa Masak 45 Porsi yang Datang Cuma 3 Orang: Terima Kasih!

Kisah pilu seorang pria capek-capek siapkan 45 porsi makanan untuk acara halal bihalal. Kecewa tamu yang datang cuma 3 orang.

Tayang:
Editor: Putri Asti
Tribunnews.com
Kisah pilu seorang pria capek-capek siapkan 45 porsi makanan untuk acara halal bihalal. Tapi tamu yang datang cuma 3 orang. 

Kisah Satir ini pun mengundang decak kagum netizen hingga sang pemilik PO datang ke rumah untuk mengucapkan terimakasih kepada mertuanya.

Setelah kisahnya viral, sopir bus bernama Satir itu menceritakan asal mula hingga alasan mengajak seluruh penumpangnya makan di rumah mertuanya.

Satir menceritakan, ada 30 penumpang yang dibawa untuk makan di rumahnya yang berada di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, (Sulbar).

Hal itu dilakukan karena dia melihat banyak warung tutup di hari Lebaran.

Sementara, para penumpang sudah kelaparan.

Sosok Satir, sopir bus ajak penumpang makan ke rumah mertuanya
Sosok Satir, sopir bus ajak penumpang makan ke rumah mertuanya (IST)

"Saat itu pas hari Lebaran, kita masih di perjalanan di wilayah Mamuju (Sulbar), jadi shalat Id di Mamuju. Setelah shalat, lanjut perjalanan cari warung sekitar jam 12.00 siang, tapi tidak ada warung buka. Kebetulan lewat di dekat rumah, saya bawa ke rumah," kata Satir kepada Kompas.com saat ditemui di perwakilan Borlindo di Jalan Lingkar Barat, Tallasa City Makassar, Sulsel, Senin (15/4/2024).

Namun, sebelum membawa seluruh penumpang makan di rumahnya, Satir lebih dulu menghubungi mertua dan istrinya bahwa akan singgah makan bersama puluhan penumpang.

"Saya infokan dulu ke orang di rumah karena masalahnya nanti (makanannya) tidak mencukupi, dan kebetulan memang saya juga mau singgah karena sudah lapar. Jadi saya ajak juga penumpang ke rumah untuk makan karena tidak ada warung terbuka," ucapnya.

Satir mengaku semua makanan itu gratis, karena saat itu mertua dan istrinya memang membuat banyak makanan menyambut hari Lebaran serta tradisi assuro maca.

"Kebetulan juga di rumah adakan tradisi baca-baca assuro maca, jadi banyak makanan. Ada ikan, buras, ayam, nasi," tuturnya.

Assuro maca dalam istilah Makassar berarti meminta doa, terutama untuk orang-orang yang telah meninggal dunia.

Serta acara syukuran menyambut Ramadhan atau Idul Fitri.

Pada tradisi itu terdapat beberapa jenis makanan dan juga dupa yang dibakar lalu disimpan di samping makanan yang telah disiapkan.

Setelah prosesi assuro maca selesai, pemilik rumah akan memanggil tetangga untuk menyantap makanan tersebut atau mengantar makanan tadi ke rumah tetangga maupun kerabat.

Ayah empat anak ini pun mengaku tak mengetahui ada penumpang yang merekamnya, hingga videonya viralnya.

Sumber: Surya
Halaman 3/4
Tags:
halal bihalalMalaysiaopen houseLebaran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved