5 Fakta Unik Soal Kentut yang Perlu Diketahui, Hati-hati Ternyata Bisa Membuat Kamu Terbakar
Berikut 5 fakta unik soal kentut yang perlu diketahui, hati-hati ternyata bisa membuat kamu terbakar.
Penulis: Ika Putri Bramasti Ixtiar Rahayu Ing Pambudhi
Editor: Ika Putri Bramasti
Ternyata orang vegetarian lebih banyak menghasilkan kentut karena kacang yang dimakan.
Kacang mengandung karbohidrat yang terbuat dari molekul yang terlalu besar untuk diserap di usus kecil selama pencernaan sehingga masuk ke usus besar dalam keadaan utuh.
Hal ini menyebabkan peningkatan bakteri tertentu di usus bagian bawah untuk memecah kacang, yang menghasilkan gas hidrogen, nitrogen, dan karbon dioksida dalam jumlah besar.
4. Alarm kesehatan
Kentut bisa menjadi alarm akan adanya masalah kesehatan seperti saluran cerna.
Hal itu bisa ditandai ketika kentutmu berbau menyengat, frekuensinya terlalu sering, atau disertai rasa nyeri.
Periode kentut pada seseorang dapat bervariasi.
Jumlah dan frekuensi gas yang dikeluarkan bisa memprediksi apa yang sedang terjadi di dalam saluran cerna kamu.
5. Kentut tanda kesehatan
Sebagian dari masyarakat modern menilai kentut sebagai hal yang negatif.
Padahal, kentut adalah hasil kerja ekosistem bakteri di dalam usus.
Bakteri yang memproduksi gas juga membentuk vitamin dan asam lemak yang menjaga kesehatan lapisan usus dan mendukung kekebalan tubuh.
(TribunStyle.com/Ika Bramasti).
Sumber: TribunStyle.com
| Menyisir Sisi Romantis Kota Solo: 5 Spot Dinner Eksklusif untuk Malam Minggu Tak Terlupakan! |
|
|---|
| Ayah Nizam Jadi Tersangka Penelantaran Anak, Tak Terima dan Laporkan Balik Mantan Istri |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Tinjau Siswa Purwakarta yang Ledek Guru, Kini Dibina dan Akan Masuk Barak Militer |
|
|---|
| Update Kasus Nus Kei, HR dan FU Resmi Tersangka, Terancam Hukuman Mati |
|
|---|
| Azizah Salsha Ditolak Foto Harry Styles di Paris, Malah Tuai Kritik dari Fans Internasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/5-fakta-unik-soal-kentut-yang-perlu-diketahui.jpg)