Berita Viral
Lagi, Alat Peraga Kampanye Bikin Celaka! Pasutri Jatuh dari Motor Imbas Bendera Parpol, Pipi Robek
Pasangan suami istri jadi korban ambruknya bendera parpol di Flyover Kuningan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Mereka berakhir jatuh dari motor.
Editor: Febriana Nur Insani
Kematian memang tak ada yang dapat memprediksi kapan datangnya, jika mengetahuinya mungkin Sintiya Rustiani (18), pelajar SMK di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah ini bisa menghindari kejadian hari itu.
Saat berboncengan naik sepeda motor, tak disangka tiba-tiba baliho caleg besar roboh karena tertiup angin kencang.
Posisi itu, Sintiya yang berboncengan melintas, hingga akhirnya tertimpa baliho tersebut.
Kondisinya luka parah di bagian kepala hingga membuatnya tewas di lokasi kejadian.
Sintiya Rustiani (18), pelajar SMK di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah tertimpa baliho caleg roboh saat berboncengan dengan Sitingatun Hasanah (19).
Akibat insiden itu, Sintiya tewas dengan kondisi luka parah di bagian kepala.
Saat kejadian, Sintiya dan Sitingatun sedang berboncengan sepeda motor melintas di Jalur Utama Kebumen-Banyumas, Alang-alang Amba, Desa Sidomulyo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, pada Rabu (10/1/2024) sekitar pukul 14.30 WIB.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), ada alat peraga kampanye berupa baliho tiba-tiba jatuh tertiup angin dan mengenai pengendara sepeda motor sehingga keduanya terjatuh.
Nahas, akibat tertimpa baliho, Sintiya Rustiani tewas di lokasi kejadian.
"Saat terjatuh, helm pengemudi motor terlepas, sehingga luka yang dialami cukup serius pada bagian kepala, karena membentur beton jalan," jelas Kasat Lantas Polres Kebumen, AKP Koyim Maturorrohman seperti dilansir Kompas.com.
Sementara itu, menurut saksi mata di lokasi, Mugi (30), warga Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, ditemui di lokasi menyampaikan, saat ia sedang di sawah dekat lokasi kejadian, dia mendengar keramaian di pinggir jalan raya.
Ia mendengar informasi, dua korban mengendarai sepeda motor menghindari baliho yang roboh lalu tertabrak kendaraan lain dari arah belakang yang tidak diketahui identitasnya.
"Saya sedang di sawah melihat jalan raya ramai terus macet, penasaran kemudian saya datangi, denger-denger dua siswi berboncengan terjatuh," kata dia.
Sintiya Rustiani (18) merupakan warga Desa Kedungwringin, Kecamatan Sempor ini masih duduk di bangku SMK Tamtama Karanganyar.
Sedangkan temannya yang mengalami luka dan menjalani perawatan di rumah sakit, Sitingatun Hasanah (19), merupakan warga Desa Kenteng Kecamatan Sempor.
Sumber: Kompas.com
| Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Hingga Akhir 2026, Purbaya: Masyarakat Tak Usah Ribut & Takut |
|
|---|
| Pernikahan Maut di Cikumpay, Bupati Purwakarta Perketat Izin Hajatan: Menjamin Keamanan & Ketertiban |
|
|---|
| Kronologi Acara Pernikahan di Purwakarta Berujung Tragedi Maut, KDM: Minta Maaf atas Kelalaian Pemda |
|
|---|
| Kronologi Aksi Warga Sidoarjo Tutup Jalan demi Sang Cucu, Pelaku: Saya Tidak Mengubah Fasilitas |
|
|---|
| Rismon Sianipar Tegaskan Tak Pernah Tuding Jusuf Kalla Danai Kasus Ijazah Jokowi: Olahan AI Semua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Semrawutnya-bendera-di-Flyover-Kuningan-Jakarta-Selatan.jpg)