Breaking News:

Berita Viral

Perusahaan Ini Pindah ke Daerah Terpencil Diduga agar Karyawannya Keluar, Enggan Bayar Pesangon?

Chang menuduh mantan atasannya memindahkan kantor ke pegunungan terpencil agar karyawan berhenti tanpa harus membayar kompensasi apa pun.

Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Amirul Muttaqin
Oddity Central
Ilustrasi hutan, pegunungan, pedesaan. 

Akhirnya, setelah beberapa kali pengaduan yang gagal kepada atasan, 14 dari 20 karyawan, termasuk Chang, mengajukan pengunduran diri mereka.

Namun, hanya empat hari kemudian, mereka terkejut saat mengetahui bahwa perusahaan tersebut telah pindah kembali ke Kota Xi'an dan secara aktif mencari karyawan baru.

Mereka menuduh mantan atasannya pindah kantor agar mereka berhenti tanpa harus membayar kompensasi apa pun.

Setelah cerita ini menjadi viral, perusahaan periklanan tersebut membantah klaim tersebut.

Mereka mengancam akan menuntut mantan karyawannya karena memfitnah reputasi perusahaan.

“Sewa di Kawasan Pusat Bisnis mahal, dan kantor baru sedang direnovasi.

Kami mengoperasikan sebuah homestay, jadi kami pindah sementara ke sana selama seminggu,” kata seorang perwakilan perusahaan kepada SCMP.

Baca juga: Ibu Labrak Karyawan Minimarket, Buntut Dugaan Jual Makanan Kedaluwarsa: Anakku Mau Mati Jadinya

Ilustrasi kantor.
Ilustrasi kantor. (Freepik)

Namun, mantan karyawan tersebut kini menuduh perusahaan meremehkan situasi tersebut.

Dia mengklaim bahwa mereka diberitahu bahwa lokasi pegunungan terpencil tersebut akan berfungsi sebagai kantor pusat perusahaan untuk waktu yang lama, mungkin lebih dari satu tahun.

Di media sosial China, sebagian besar komentar berpihak pada mantan karyawan.

Mereka menuduh perusahaan melakukan praktik manipulatif, dan bahkan melanggar kontrak kerja standar, yang menentukan lokasi kerja.

Mengubah lokasi kantor tanpa persetujuan karyawan merupakan pelanggaran kontrak.

(TribunStyle/ Amr)

Baca artikel lainnya terkait berita viral

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/2
Tags:
Chinakaryawanperusahaan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved