Berita Viral
KIPRAH Eka Sari Lorena Bos Bus PO Lorena, Omzet Mencapai Rp70 Miliar, Asetnya Rp224 Miliar
Inilah sosok Eka Sari Lorena Soerbakti bos bus PO Lorena. Ia merupakan lulusan University of San Fransisco dan pernah jabat sebagai Ketua Organda.
Penulis: Febriana Nur Insani
Editor: Febriana Nur Insani
Pekerjaan ini dilakukan sejak dirinya masih menjabat sebagai tentara.
Dia mengatakan saat itu gaji TNI terbilang pas-pasan.
Sehingga Haryanto memutar otak untuk mencari pekerjaan sampingan.
"Gaji tentara saat itu berapa, saya gajiannya Rp 18 ribu. Tapi tetap semangat, tidak lelah. Kita sambi bekerja (sambilan)," kata Haryanto mengenangkan masa mudanya.
Sebagian pendapatannya sebagai tentara itu dia tabung.
Hasil tabungannya kemudian untuk membeli mobil angkot.
Saat itu Haryanto harus meminjam uang karena tabungannya masih kurang.
Setelah usaha angkotnya berkembang, Haryanto kemudian melebarkan sayapnya ke bidang transportasi bus yang diberi nama PO Haryanto.
Punya 300 Bus dan 2000 Karyawan
Tahun demi tahun, PO Haryanto mengalami perkembangan pesat.
Yang mulanya memiliki 6 unit bus dari pinjaman Bank dengan rute Cikarang-Cimone.
Kemudian, Po Haryanto terus berkembang dan berekspansi ke beberapa rute, seperti Jakarta-Pamekasan-Sumenep (PP) hingga Jakarta-Solo-Ponorogo.
Bahkan dari data 2021 lalu, PO Haryanto hampir memiliki 300 armada bus Antar Kota Antar Propinsi.
Bus-bus tersebut bermesin Mercedes-Benz dan Hino buatan karoseri Adi Putro.
Omset Rp 20 M Sebulan
Sebagai salah satu perusahaan otobus (PO) terbesar, PO Haryanto diketahui memiliki 2.000 karyawan.
Sementara untuk omset dalam sebulan, PO Haryanto bisa menghasilkan Rp 20 miliar.
Adapun total sampai sekarang aset yang dimiliki Haji Haryanto mencapai 600 miliar.
Baca juga: KRONOLOGI Kecelakaan Bus Handoyo di Tol Cipali, 12 Orang Tewas, Sopir Diduga Lalai Libas Tikungan
Kiat Sukses
Memiliki kekayaan yang fantastis, Haryanto rupanya tak lupa untuk bersedekah.
Ya, ini menjadi salah satu kiat suksesnya.
Setiap tahunnya, Haryanto mampu memberangkatkan pengemudi busnya yang berprestasi untuk umrah ke Tanah Suci.
Haryanto juga rutin menyantuni anak yatim dan menanggap pagelaran wayang kulit.
Haryanto juga menerapkan kedisiplinan soal ibadah.
Dia tak segan-segan memberikan sanksi apabila karyawannya tidak mendengarkan ajakannya dalam beribadah.
Sebagai pengingat, Haryanto bahkan memasang spanduk di garasi busnya yang berbunyi:
"Bila hidupmu susah, tengoklah, sudah benarkah shalat jamaahmu."
(TribunStyle.com/Febriana/Putri Asti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Inilah-sosok-Eka-Sari-Lorena-Soerbakti-bos-bus-PO-Lorena.jpg)