Breaking News:

Berita Viral

KIPRAH Eka Sari Lorena Bos Bus PO Lorena, Omzet Mencapai Rp70 Miliar, Asetnya Rp224 Miliar

Inilah sosok Eka Sari Lorena Soerbakti bos bus PO Lorena. Ia merupakan lulusan University of San Fransisco dan pernah jabat sebagai Ketua Organda.

Tayang:
TribunSumsel.com/Annisa | Instagram @ekasarilorena
Inilah sosok Eka Sari Lorena Soerbakti bos bus PO Lorena. Ia merupakan lulusan University of San Fransisco dan pernah jabat sebagai Ketua Organda. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kamu termasuk orang yang menyukai bus alias busmania?

Jika iya, Perusahaan Otobus (PO) Lorena mungkin sudah tidak asing di telingamu.

PO Lorena merupakan perusahaan bus yang berkantor pusat di Jakarta.

Perusahaan tersebut didirikan pada tahun 1970 oleh Gusti Terkelin Soerbakti.

Gusti Terkelin Soerbakti adalah seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat sekaligus pengusaha transportasi Indonesia.

Baca juga: KUNCI Sukses Haji Haryanto Pemilik PO Haryanto, Punya 300 Bus, 2000 Karyawan, Sebulan Dapat Rp20 M

PO Lorena
PO Lorena (TribunSumsel.com/Annisa)

Soerbakti kemudian menurunkan bisnis tersebut kepada putrinya, Eka Sari Lorena Soerbakti.

Eka lahir pada 3 Juni 1969.

Ia menempuh pendidikan di Wright State University Ohio, University Of Golden State California, dan Program Bisnis Intl di University of San Fransisco.

Semasa kuliah, Eka bahkan pernah bekerja sebagai Marketing Executive di Westin International Ltd, di San Fransisco, Amerika Serikat.

Kemampuan Eka dalam mengelola bisnis transportasi pun tak diragukan lagi.

Di bawah kepemimpinannya, PO Lorena berkembang pesat.

PO Lorena memiliki misi memberikan jasa transportasi darat dengan kualitas terbaik, aman, nyaman, tepat waktu, dan memuaskan pelanggan.

Baca juga: SOSOK Pemilik Toilet SPBU Mewah Bak Hotel di Sukabumi, Dibuat Nyaman Hasil Pengalaman Pribadi

Hingga kini, perusahaan dengan bus berwarna putih dan hijau itu telah melayani puluhan rute di Jawa, Sumatera, dan Bali.

Dalam website resminya, PO Lorena memperlihatkan laporan keuangan per 30 September 2023 yang tidak diaudit.

PT EKA SARI LORENA TRANSPORT Tbk memiliki aset sebesar Rp 224,46 miliar.

Sementara jumlah omzetnya mencapai Rp 70,54 miliar.

Selain sebagai bos PO Lorena, Eka juga sempat menjabat sebagai Ketua Umum Organisasi Angkutan Darat atau Organda.

Ia memegang jabatan tersebut dari tahun 2010 hingga 2015.

Baca juga: SOSOK Pemilik Rumah Mewah Bak Istana Disney di Sidoarjo, Profesinya Mentereng dan Gemar Berbagi

Eka Sari Lorena bersama kedua orangtuanya
Eka Sari Lorena bersama kedua orangtuanya (Instagram @ekasarilorena)

Eka juga menjadi Dewan Peneliti Pusat Riset Transportasi & Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dari tahun 2004 hingga sekarang.

Lewat Instagram, Eka kerap membagikan beberapa kegiatannya ke media sosial.

Meski sudah berusia 54 tahun, ia tetap terlihat menawan dengan penampilan stylish.

Eka beberapa kali mengubah gaya rambutnya, mulai dari panjang hingga bondol.

Wanita berzodiak Pisces tersebut juga terlihat akrab dengan beberapa public figure.

Seperti Bams eks Samsons, Rieta Amilia ibunda Nagita Slavina, hingga Erick Thohir.

Sosok Eka Sari Lorena bos PO Lorena
Sosok Eka Sari Lorena bos PO Lorena (Instagram @ekasarilorena)

KUNCI Sukses Haji Haryanto Pemilik PO Haryanto, Punya 300 Bus, 2000 Karyawan, Sebulan Dapat Rp20 M

Kesuksesan karir tidak datang dengan cara yang mudah.

Banyak orang yang kini memiliki karir maupun bisnis yang mentereng, dulunya kerap melalui kerikil tajam dalam perjalanannya.

Seperti halnya yang dirasakan oleh Haji Haryanto.

Namanya tentu sudah tak asing lagi dalam dunia bisnis transportasi.

Haji Haryanto pemilik PO Haryanto.
Haji Haryanto pemilik PO Haryanto. (Tribun Jateng)

Ya, Haryanto merupakan pemilik dari perusahaan Otobus (PO) Haryanto.

Kesuksesan Perusahaan Otobus (PO) Haryanto yang ada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tidak lepas dari kegigihan pemiliknya.

Lantas, seperti apa perjalanan Haryanto akhirnya bisa sesukses sekarang ini?

Baca juga: NASIB Rian Mahendra yang Dipecat Ayahnya dari PO Haryanto, Begini Hubungan Mereka saat di Rumah

Pernah Jualan Es Keliling

Haryanto adalah seorang Purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir sebagai Kopral Kepala.

Namun, Haryanto kecil dibesarkan dalam keluarga yang sederhana.

Siapa sangka, sebelum memiliki Perusahaan Otobus (PO) Haryanto, Purnawirawan TNI ini dulu pernah jualan es keliling.

Dia mengisahkan sempat berjualan es keliling saat saat masih sekolah dasar (SD).

Perjalanan karier Haji Haryanto sebelum dirikan PO Haryanto
Perjalanan karier Haji Haryanto sebelum dirikan PO Haryanto

"Ibu saya pedagang, sehari makan sehari tidak. Saya jualan es keliling. Dulu saya kausnya sobek-sobek, ibu saya kalau tahu menangis. Saya tidak punya sendal, saya keliling es termos, keliling sampai berkilo-kilo," kata Haji Haryanto.

Sebab, sebagai anak laki-laki tertua dalam keluarganya, Haryanto mau tidak mau harus ikut membantu orangtuanya menyambung hidup.

Kemudian pada saat SMP, Haryanto masuk ke Sekolah Teknik Negeri atau setara dengan sekolah menengah kejuruan teknik pada masa kini.

Dari sinilah, dia bermimpi untuk menjadi tentara.

Dia bahkan rela melakukan apapun, termasuk berjualan es lilin keliling tersebut untuk menggapai mimpinya.

Baca juga: Dipecat Sang Ayah dari PO Haryanto Gegara Utang Miliaran, Rian Mahendra : Aib Diumbar Bapak Sendiri

Mendirikan PO Haryanto

Pada tahun 2002, Haryanto memutuskan untuk mendirikan PO Haryanto.

Sebelumnya, dia memiliki bisnis sampingan dengan membuka agen tiket bus.

Pekerjaan ini dilakukan sejak dirinya masih menjabat sebagai tentara.

Dia mengatakan saat itu gaji TNI terbilang pas-pasan.

Sehingga Haryanto memutar otak untuk mencari pekerjaan sampingan.

Haryanto dirikan PO Haryanto pada 2002 lalu
Haryanto dirikan PO Haryanto pada 2002 lalu

"Gaji tentara saat itu berapa, saya gajiannya Rp 18 ribu. Tapi tetap semangat, tidak lelah. Kita sambi bekerja (sambilan)," kata Haryanto mengenangkan masa mudanya.

Sebagian pendapatannya sebagai tentara itu dia tabung.

Hasil tabungannya kemudian untuk membeli mobil angkot.

Saat itu Haryanto harus meminjam uang karena tabungannya masih kurang.

Setelah usaha angkotnya berkembang, Haryanto kemudian melebarkan sayapnya ke bidang transportasi bus yang diberi nama PO Haryanto.

Punya 300 Bus dan 2000 Karyawan

PO Haryanto hampir memiliki 300 armada bus Antar Kota Antar Propinsi.
PO Haryanto hampir memiliki 300 armada bus Antar Kota Antar Propinsi.

Tahun demi tahun, PO Haryanto mengalami perkembangan pesat.

Yang mulanya memiliki 6 unit bus dari pinjaman Bank dengan rute Cikarang-Cimone.

Kemudian, Po Haryanto terus berkembang dan berekspansi ke beberapa rute, seperti Jakarta-Pamekasan-Sumenep (PP) hingga Jakarta-Solo-Ponorogo.

Bahkan dari data 2021 lalu, PO Haryanto hampir memiliki 300 armada bus Antar Kota Antar Propinsi.

Bus-bus tersebut bermesin Mercedes-Benz dan Hino buatan karoseri Adi Putro.

Omset Rp 20 M Sebulan

Sebagai salah satu perusahaan otobus (PO) terbesar, PO Haryanto diketahui memiliki 2.000 karyawan.

Sementara untuk omset dalam sebulan, PO Haryanto bisa menghasilkan Rp 20 miliar.

Adapun total sampai sekarang aset yang dimiliki Haji Haryanto mencapai 600 miliar.

Baca juga: KRONOLOGI Kecelakaan Bus Handoyo di Tol Cipali, 12 Orang Tewas, Sopir Diduga Lalai Libas Tikungan

Kiat Sukses

Memiliki kekayaan yang fantastis, Haryanto rupanya tak lupa untuk bersedekah.

Ya, ini menjadi salah satu kiat suksesnya.

Setiap tahunnya, Haryanto mampu memberangkatkan pengemudi busnya yang berprestasi untuk umrah ke Tanah Suci.

Haryanto juga rutin menyantuni anak yatim dan menanggap pagelaran wayang kulit.

Haryanto juga menerapkan kedisiplinan soal ibadah.

Dia tak segan-segan memberikan sanksi apabila karyawannya tidak mendengarkan ajakannya dalam beribadah.

Sebagai pengingat, Haryanto bahkan memasang spanduk di garasi busnya yang berbunyi:

"Bila hidupmu susah, tengoklah, sudah benarkah shalat jamaahmu."

(TribunStyle.com/Febriana/Putri Asti)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
berita viral hari iniEka Sari LorenaGusti Terkelin SoerbaktiPO Lorenabus
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved