Berita Viral
Imbas Aplikasi LinkedIn Ditutup, Perempuan di China Nekat Mencari Pekerjaan Lewat Tinder
Imbas penutupan aplikasi pencari pekerjaan LinkedIn di China, para pencari kerja pindah ke aplikasi Tinder.
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Dhimas Yanuar
Hal ini dianggap baik dan mereka akan dianggap sebagai pencari kerja yang semangat dan berusaha keras.
Pada saat yang sama, fungsi filter di aplikasi membantu orang memperluas jaringan mereka dan bertemu orang baru di luar lingkaran sosial mereka.
Seperti curhatan dari seorang lulusan Universitas Peking yang mengaku karirnya dimulai dari Tinder.
Dia hanya bertemu satu pria melalui aplikasi sebelum membicarakan masalahnya dalam mendapatkan pekerjaan setelah lulus.
Tak disangka, pria tersebut sebenarnya adalah seseorang yang bekerja di salah satu perusahaan raksasa di Beijing dan kemudian membantu lulusan tersebut untuk mendapatkan tempat pelatihan di perusahaan tersebut.
Meski begitu, Tinder telah mengeluarkan peringatan kepada pengguna yang menggunakan akunnya untuk 'bisnis'.
Menurut mereka, hal itu jelas melanggar pedoman komunitas platform tersebut.
(*)
(Tribunstyle/Dhimas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Imbas-penutupan-aplikasi-pencari-pekerjaan-LinkedIn-di-China-para-pencari-kerja-pindah.jpg)