Breaking News:

Berita Kriminal

Imbas Bentrokan Viral 2 Perguruan Silat Indonesia di Taiwan, 15 TKI Terancam Hukuman Mati

Media Taiwan soroti bentrokan 2 perguruan silat dari Indonesia di Kota Changhua, sebut 15 TKI terancam dihukum mati.

Tayang:
Editor: Dhimas Yanuar
TribunTimur
Media Taiwan soroti bentrokan 2 perguruan silat dari Indonesia di Kota Changhua, sebut 15 TKI terancam dihukum mati. 

TRIBUNSTYLE.COM - Viral video bentrokan antar perguruan silat Indonesia di Kota Changhua, Taiwan.

Mirisnya bentrok ini juga menewaskan salah satu pekerja WNI.

Selain itu, ternyata warga Indonesia yang ditangkap oleh kepolisian Taiwan juga terancam hukuman mati.

Hal ini tersorot dari media nasional asal Taiwan, Liberty Times Net yang ikut menyoroti kasus bentrokan antar perguruan silat Indonesia.

Liberty Times Net dalam headline menuliskan: Polisi Changhua Menangkap Lebih dari 30 Pekerja Migran Indonesia, 15 di antaranya Dihukum Mati karena Pembunuhan, Cedera, dan Penganiayaan.

Kepolisian Daerah Changhua menangkap 29 orang yang terlibat bentrokan antar-perguruan silat di Taiwan pada Sabtu (2/9/2023) malam waktu setempat. Insiden ini menewaskan satu WNI.
Kepolisian Daerah Changhua menangkap 29 orang yang terlibat bentrokan antar-perguruan silat di Taiwan pada Sabtu (2/9/2023) malam waktu setempat. Insiden ini menewaskan satu WNI. (KEPOLISIAN DAERAH CHANGHUA via TAIWAN NEWS)

Berita tersebut dipublish pada Selasa (5/9/2023) pukul 05.30 waktu setempat.

Adapun kronologi lengkap bentrokan bermula dari anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan IKSPI Kera Sakti terlibat saling ejek di media sosial.

Kedua belah pihak pada akhirnya bertemu di Alun-alun kota depan Stasiun Kereta Changhua pada 2 September 2023 sekira pukul 11.00 malam.

Awalnya hanya ada 6 orang yang bertemu, situasi semakin memanas setelah total orang berada di lokasi mencapai 30 orang.

Baca juga: BENTROK 2 Perguruan Silat Indonesia di Taiwan, 1 WNI Tewas, Awalnya Mau Diskusi Malah Baku Hantam!

Dua kelompok kemudian beradu mulut hingga berujung bentrokan.

"Dua orang anggota PSHT dibacok dan salah seorang di antara mereka, laki-laki berusia 32 tahun, tertusuk dari belakang hingga terjatuh ke tanah.

Ia meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit.

Pria berusia 21 itu juga terluka parah setelah dibacok dengan pisau tajam," tulis laporan Liberty Times Net.

Beberapa saat kemudian anggota polisi Changhua datang ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Hasilnya sebanyak puluhan orang diamankan, 15 anggota IKPSI diantaranya diduga melakukan tindakan berat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Tags:
berita kriminalviralTaiwansilatPSHT
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved