Berita Viral
Jualan saat Liburan Kuliah, Mahasiswa Ini Sukses Buka Bisnis Minuman Ala Cafe dengan Harga Ramah
Berawal dari iseng-iseng, mahasiswa ini sukses buka bisnis minuman ala cafe dengan harga ramah.
Penulis: Ika Putri Bramasti Ixtiar Rahayu Ing Pambudhi
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Sebagai mahasiswa, terjun ke dunia bisnis tentu bukan hanya sekedar mencari pendapatan sampingan, tetapi juga pengalaman.
Tidak perlu risau meski bisnisnya kecil, karena yang paling penting bisa memberikan 1001 pengalaman untuk masa depan.
Hal ini juga yang dialami seorang mahasiswa Universiti Sains Malaysia (USM) yang gigih berjualan minuman sepanjang liburan semester.
Mahasiswa bernama Mohamad Hasbi memilih berjualan minuman di desanya di Felda Rentam, Bera, Pahang.
Baca juga: SOSOK Jenny Fransisca, Dijuluki Ratu Giveaway Sukses Bisnis di Usia 19 Tahun, Punya 50 Karyawan
Rupanya ia memilih usaha di rumahnya karena lebih suka menghabiskan waktu bersama orang tuanya.
“Aku sangat suka berbisnis, aku suka bertemu orang-orang. Bahkan sebelum proyek liburan semester ini dimulai, aku
dulu berbisnis untuk iseng mencari uang jajan dan pengalaman," ungkap mahasiswa tersebut.
Rupanya Hasbi mendapatkan ide berbisnis minuman saat dirinya berlibur ke kampung halamannya.
“Ide proyek liburan semester ini bermula saat aku mulai berlibur ke desa pada semester lalu. Aku tipe orang yang tidak duduk diam. Diam untuk mencari pekerjaan di kota, jaraknya cukup jauh dari rumah karena desa saya agak pedalaman," imbuhnya.
“Jadi saya berpikir, kenapa saya tidak mencoba menjual minuman. Orang sudah membuat air minum kemasan, jadi saya mencari yang berbeda. perkenalkan minuman lain kepada masyarakat di sini,” kata mahasiswa S1 Pendidikan ini.
Mahasiswa yang kerap disapa Hasbi ini mengaku memulai usahanya saat libur semester lalu dan ini merupakan proyek libur semester keduanya.
“Saya kira ini proyek liburan semester 2. Awalnya saya agak kesulitan karena saya melakukan penelitian dan pengembangan (R&D) sendiri untuk menjual minuman ini".
“Saya hanya mencoba dan gagal, lalu saya mencoba beberapa merek susu segar sebelum akhirnya menemukan yang cocok untuk minuman yang saya jual,” tutur anak bungsu dari 10 bersaudara ini.
Saat ini Hasbi menjual dua jenis minuman yaitu coffee latte dan green tea latte yang keduanya dijual dengan harga RM 5 atau Rp 16 ribu rupiah per plastik.
“Alhamdulillah respon terhadap proyek 2 ini sangat menggembirakan tidak hanya dari masyarakat desa saja," ungkapnya.
Bahkan orang-orang di desanya tak sabar menunggu setiap liburan semester untuk mencicipi minuman Hasbi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Berawal-dari-iseng-iseng-mahasiswa-ini-sukses-buka-bisnis-minuman.jpg)