Breaking News:

Berita Viral

Ada Suara Memelas di Depan Pintu, Pemilik Rumah Syok Temukan Keranjang, Isinya Kasihan Banget!

Banyak orang membeli hewan peliharaan setelah menjelajahi web sebentar namun tak bisa mengurusnya.

Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Amirul Muttaqin
Bristol Moggery Rehoming Center
Sekeranjang kucing yang ditinggalkan di Bristol Moggery Rehoming Center. 

TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah keranjang berisi anak kucing ditinggalkan di depan pintu rumah di Bristol, Inggris.

Menurut ITV, para relawan dilaporkan mendengar suara keras di pintu yang ternyata berasal dari sekeranjang anak kucing yang dipenuhi kutu ditinggalkan begitu saja di luar Bristol Moggery Rehoming Center awal pekan ini.

Badan amal tersebut telah mengamati kucing-kucing tersebut dan mengatakan bahwa mereka tampaknya terdiri dari empat atau lima anak terpisah dengan usia berbeda, berbulu oranye dan hitam putih.

Baca juga: Sempat Hilang, Kucing Ini Kembali Lagi dengan Bawa Catatan di Lehernya, Cerita Berubah Mengejutkan

Sekeranjang kucing yang ditinggalkan di Bristol Moggery Rehoming Center.
Sekeranjang kucing yang ditinggalkan di Bristol Moggery Rehoming Center. (Bristol Moggery Rehoming Center)

“Kami mendengar suara gedoran keras dan membuka pintu dan menemukan begitu banyak anak kucing sehingga kami tidak dapat menghitungnya,” Christine Bayka, pendiri badan amal tersebut.

Dia menambahkan bahwa semua anak kucing itu sangat kotor dan diduga mereka ditaruh di dalam kandang.

"Ke-26 orang tersebut tampaknya berasal dari empat atau lima anak dengan usia berbeda.

Mereka semua kotor dan penuh kutu.

Jadi kami memandikan mereka, memberi mereka tempat tidur yang bersih dan membagi mereka ke dalam kelompok umur tertentu,” lanjut Bayka.

Kucing yang lebih besar diberi makanan, tempat tidur yang nyaman, dan nampan kotoran, sedangkan anak kucing termuda dipisahkan dari kawanannya dan dibawa oleh Bayka untuk diberi susu botol.

Bayka juga mendesak masyarakat untuk mensterilkan dan mengurangi hewan peliharaan mereka.

“Kami memiliki Program Assisted Neutering untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan mendapat manfaat,” katanya.

“Ini adalah contoh sempurna dari hal-hal yang tidak terkendali.

Tolong, kucing anda dikebiri dan dikurangi,” tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa banyak orang membeli hewan peliharaan setelah menjelajahi web sebentar padahal merawat hewan lebih dari sekadar menyediakan makanan.

Banyak juga yang menelepon Bristol Moggery Rehoming Center tersebut beberapa jam setelah membeli anak kucing secara online.

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Inggriskucing
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved