Breaking News:

Berita Kriminal

ASTAGFIRULLAH Bocah di Lenteng Agung Tega Injak Leher Remaja Lain, Terekam CCTV, Keluarga Ogah Damai

Viral video rekaman cctv bocah injak leher bocah lain, awalnya memaafkan, kini keluarga ogah damai dan lapor polisi.

Tayang:
Editor: Dhimas Yanuar
TribunJakarta
Keluarga korban penganiayaan di Jagakarsa, Lenteng Agung lapor polisi, ternyata penganiayaan yang dilakukan D (14) kepada F (16) brutal. 

"Alhamdulilah menurut keterangan Pak RT, malam itu juga sudah diadakan kesepakatan perdamaian, tertutama dari pihak yang dirugikan,"

Orangtua D sudah memaafkan ya, sudah saling memaafkan," sambung Haswari.

Namun tiba-tiba pihak keluarga korban berubah pikiran.

Sehari setelah mediasi, pihak keluarga korban minta mediasi ulang.

Ternyata keluarga korban tak terima penganiayaan yang dilakukan F setelah melihat rekaman CCTV.

Pasalnya saat mediasi pertama, keluarga korban belum sempat melihat rekaman CCTV yang kemudian viral di media sosial itu.

"Mereka (keluarga korban) awalnya mengira sang anak hanya dipukul biasa saja. Tapi pas lihat rekaman CCTV, keluarga berubah bikiran,"

"Kata ibu korban anaknya diinjak, dicekik terduga pelaku, makannya mereka gak terima.

Alhasil kini keluarga D memilih melaporkan tindakan penganiayaan F ke pihak berwajib.

Ilustrasi Penganiayaan. Peristiwa penganiayaan itu terekam cctv hingga akhirnya viral di media sosial. (Tribunnews.com)
"Jadi hasil mediasi atau musyawarah hari ini deadlock. Pihak korban atau pihak yang merasa dirugikan ingin meneruskan masalah ini ke ranah hukum," sambungnya.

Setelah memutuskan untuk membawa kasus ke jalur hukum, pihak korban dan terduga pelaku langsung bergegas menuju Polres Metro Jakarta Selatan.

Kedua belah pihak langsung didampingi oleh Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan yang kebetulan mengikuti mediasi.

Lantas apa penyebab penganiayaan?

Haswari sempat bertanya apa penyebab F melakukan penganiayaan kepada D yang tak lain tetangganya itu.

Ternyata masalahnya karena asmara.

"Berdasarkan pengakuan mereka ketika saya tanya, perselisihan disebabkan karena asmara," ujar Haswari.

Meski begitu Haswari enggan menjelaskan lebih lanjut terkait wanita yang jadi pemantik emosi F kepada D.

....

(*)

Artikel diolah dari TribunJakarta.com

Penulis: Siti Nawiroh

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Tags:
berita kriminalLenteng AgungbullyCCTV
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved