Breaking News:

Berita Kriminal

ASTAGFIRULLAH Bocah di Lenteng Agung Tega Injak Leher Remaja Lain, Terekam CCTV, Keluarga Ogah Damai

Viral video rekaman cctv bocah injak leher bocah lain, awalnya memaafkan, kini keluarga ogah damai dan lapor polisi.

Editor: Dhimas Yanuar
TribunJakarta
Keluarga korban penganiayaan di Jagakarsa, Lenteng Agung lapor polisi, ternyata penganiayaan yang dilakukan D (14) kepada F (16) brutal. 

TRIBUNSTYLE.COM - Viral rekaman CCTV perkelahian antara bocah dengan bocah.

Padahal awalnya disebut sudah saling memaafkan.

Namun keluarga korban penganiayaan di Jagakarsa, Lenteng Agung, Jakarta Selatan itu akhirnya lapor polisi.

Mereka berubah pikiran setelah melihat brutalnya apa yang dilakukan bocah berinisial D (14) kepada F (16).

Tadinya memaafkan, keluarga korban penganiayaan di Jagakarsa, Lenteng Agung, Jakarta Selatan akhirnya lapor polisi. Mereka berubah pikiran setelah melihat brutalnya apa yang dilakukan pria berinisial D (14) kepada F (16).
Tadinya memaafkan, keluarga korban penganiayaan di Jagakarsa, Lenteng Agung, Jakarta Selatan akhirnya lapor polisi. Mereka berubah pikiran setelah melihat brutalnya apa yang dilakukan pria berinisial D (14) kepada F (16). (ISTIMEWA)

D menginjak, mencekik, bahkan membanting F ke tanah dari atas motor, Sabtu (19/8/2023).

Peristiwa penganiayaan itu terekam cctv hingga akhirnya viral di media sosial.

Ketua RW 03 Kelurahan Lenteng Agung, Haswari Anwar menyebut persoalan ini mulanya sudah selesai lantaran pihak keluarga korban memaafkan.

Mulanya, Haswari menyebut kejadian itu terekam CCTV hingga akhirnya dilaporkan oleh yang punya CCTV tak lama setelah insiden.

Baca juga: Pacar Asyik Minum Anggur, Pria di Kalsel Injak Punggung Korban & Pukuli Pakai Kayu, Pelipis Robek

"Kejadian itu terekam CCTV sama yang punyanya langsung dilaporkan ke Ketua RT setempat, RT 04," katanya, Minggu (20/8/2023).

Ketua RT 04, Mumu pun mencari terduga pelaku.

Ternyata pelaku belum terlalu jauh dari lokasi penganiayaan.

"Dipeganglah dia, artinya diamankan sama Pak RT," ujar Haswin.

Setelah pelaku diamankan, Mumu berinisiatif memanggil pihak korban dengan tujuan menyelesaikan masalan ini dengan damai melalui mediasi.

Mediasi pun terjadi malam hari setelah peristiwa penganiayaan.

Baik pihak korbanmaupun terduga pelaku sama-sama berbesar hati.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Tags:
berita kriminalLenteng AgungbullyCCTV
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved