Berita Kriminal
INNALILLAHI Gadis 16 Tahun di Riau Tewas Diracun Pacar, Pelaku Tak Terima Ponselnya Pecah Dibanting
Pemuda 18 tahun di Riau ini tega mencekoki pacarnya gadis 16 tahun dengan cairan herbisida hingga meninggal dunia.
Editor: Amirul Muttaqin
"Korban saat itu kondisinya mual dan muntah berkepanjangan. Karena kondisi korban cukup parah, pada pukul 19.00 WIB, pihak RSUD Indrasari merujuk korban ke rumah sakit Safira Pekanbaru," kata Dwi.
Namun, pada Rabu (12/7/2023), pukul 21.30 WIB, korban meninggal dunia. Selanjutnya, kata Dwi, pihak keluarga mencari tahu penyebab korban keracunan.
Kecurigaan keluarga mengarah kepada EW alias Andre, karena diketahui punya hubungan dekat dengan korban. Pihak keluarga kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Lirik.
"Pihak keluarga dan warga kemudian dapat mengamankan pelaku, lalu dibawa ke rumah kepala desa. Tetapi, pelaku bersikeras dan tidak mengakui telah meracuni korban," kata Dwi.
Baca juga: TERNYATA Berawal dari Cemburu Buta, Mantri Tega Habisi Nyawa Kades dengan Suntik Racun: Gak Niat
Setelah itu, kepala desa menghubungi Kapolsek Lirik, Iptu Endang Kusma Jaya. Kapolsek langsung berkoordinasi dengan Kasatreskrim Polres Inhu, AKP Agung Rama Setiawan untuk menangkap pelaku.
Setelah dilakukan pemeriksaan di kantor polisi, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.
Dalam kasus pembunuhan ini, tambah Dwi, petugas turut menyita barang bukti 1 buah jeriken berisi cairan herbisida, 1 buah gelas plastik, 1 buah kantong plastik, seutas tali plastik, jaket, dan celana panjang.
(KOMPAS.com/ Idon Tanjung)
Diolah dari artikel di KOMPAS.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/remaja-di-riau-racuni-pacar-hingga-tewas-dia-kesal-setelah-ponselnya-pecah-dibanting-korban.jpg)