Breaking News:

Berita Kriminal

ASTAGHFIRULLAH Ayah yang Bunuh 7 Bayi Hasil Inses dengan Anak Ternyata Dukun, Dipakai untuk Ritual

Pria yang bunuh tujuh bayi hasil inses dengan anaknya di Kabupaten Banyumas merupakan seorang dukun pengobatan yang kesehariannya memancing di sungai.

Tayang:
Editor: Amirul Muttaqin
KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Tersangka R (pakai penutup kepala) ayah yang bunuh 7 bayi hasil inses dengan anaknya digelandang ke Satreskrim Polresta Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/6/2023) 

R diduga melakukan inses dengan anaknya sejak 2013. Hubungan itu dilakukan di sebuah gubuk yang dulu didirikan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

"Penguburan dilakukan dari tahun 2014 sampai 2021," ucap Agus.

Kini, polisi kembali menggali kebun yang menjadi TKP untuk menemukan tiga kerangka bayi lainnya.

Punya 3 istri

Agus menerangkan, R pernah memiliki tiga istri. Istri pertama dinikahi secara sah, sedangkan istri kedua dan ketiga dinikahi secara siri.

Beberapa waktu berselang, R menceraikan istri pertama dan kedua.

"Anak perempuan berinisial E ini merupakan anak pertama dari istrinya yang ketiga," ungkapnya.

Menurut Agus, istri ketiga R sebenarnya mengetahui perbuatan sang suami. Namun, ia diancam oleh R agar tidak membocorkannya.

"Istrinya mengetahui, tapi dalam kondisi tidak bisa berbuat banyak, karena diancam pelaku untuk diam. Kalau lapor, akan dibunuh," tuturnya.

Ketika E melahirkan bayi-bayi hasil inses, istri R tersebut bahkan ikut membantu persalinannya.

Baca juga: PILU Suami Gendong Bayi di Tambun Mencari Istri yang Selingkuh dengan Teman: Seminggu Tak Pulang

Tersangka R (pakai penutup kepala) ayah yang bunuh 7 bayi hasil inses dengan anaknya digelandang ke Satreskrim Polresta Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/6/2023)
Tersangka R (pakai penutup kepala) ayah yang bunuh 7 bayi hasil inses dengan anaknya digelandang ke Satreskrim Polresta Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/6/2023) (KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN)

Tersangka bisa bertambah

Dalam kasus ini, Agus mengungkapkan bahwa tersangka mungkin bisa bertambah.

"Tersangka bisa lebih dari satu," jelasnya.

Soal status E, Agus menyebutkan bahwa anak kandung R itu menjadi saksi korban.

"Sekarang masih kami mintai keterangan di mapolres. Kondisi psikologisnya sudah baik, kemarin sempat syok," bebernya.

(Kompas.com/ Fadlan Mukhtar Zain)

Diolah dari artikel di Kompas.com

Baca artikel lainnya terkait berita kriminal

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Tags:
Banyumasdukuninses
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved