Breaking News:

Berita Kriminal

ASTAGHFIRULLAH Ayah yang Bunuh 7 Bayi Hasil Inses dengan Anak Ternyata Dukun, Dipakai untuk Ritual

Pria yang bunuh tujuh bayi hasil inses dengan anaknya di Kabupaten Banyumas merupakan seorang dukun pengobatan yang kesehariannya memancing di sungai.

Editor: Amirul Muttaqin
KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Tersangka R (pakai penutup kepala) ayah yang bunuh 7 bayi hasil inses dengan anaknya digelandang ke Satreskrim Polresta Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/6/2023) 

TRIBUNSTYLE.COM - Terungkap sosok pria yang tega membunuh tujuh bayi hasil hubungan inses dengan anaknya di Banyumas.

Pria itu diketahu iberprofesi sebagai seorang dukun pengobatan yang kesehariannya memancing di sungai.

Pelaku mengaku tega melakukan hal sadis tersebut selama bertahun-tahun atas arahan guru spiritualnya.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: Baunya Busuk Kronologi Penemuan Jasad Bayi di Taman Banyumanik, Bagian Kepala Ada Belatungnya

Kebun kosong tempat penemuan 7 kerangka bayi hasil inses ayah dan anak di Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah.
Kebun kosong tempat penemuan 7 kerangka bayi hasil inses ayah dan anak di Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah. (Kompas.com/Fadlan Mukhtar)

R (57), pria yang bunuh tujuh bayi hasil inses dengan anaknya di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas Kompol Agus Supriadi mengatakan, menurut pengakuan R, ia melakukan perbuatan tersebut atas arahan guru spiritualnya.

Oleh karena itu, polisi kini tengah mendalami peran guru spiritual R.

Selain itu, polisi juga mendalami motif R menghamili anak kandung, lalu membunuh bayi-bayi hasil insesnya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, perbuatan yang dilakukan R tidak menutup kemungkinan terkait praktik perdukunan.

Agus menuturkan, R dikenal sebagai dukun pengobatan.

"Tersangka R ini sehari-hari sebagai dukun pengobatan.

Aktivitas kesehariannya biasanya mancing di sungai," ujarnya, Senin (26/6/2023).

Bayi dibunuh sesaat setelah dilahirkan

Mengenai pembunuhan yang dilakukan R, Agus menjelaskan bahwa tersangka merenggut nyawa bayi-bayi tersebut sesaat setelah mereka dilahirkan oleh E (26), anak kandungnya.

Usai membunuh, R membungkus jasad bayi dengan kain, lalu menguburnya di kebun. R mengaku telah mengubur tujuh jasad bayi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
Banyumasdukuninses
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved