Berita Viral
IDENTITAS Pria Pengganti QRIS di Masjid, Diduga Mantan Karyawan Bank, Banyak Dicari Orang
Aksi pria mengganti QRIS di masjid tengah viral di media sosial. Sosok pria tersebut perlahan mulai terkuak, diduga pernah bekerja di bank.
Editor: Febriana Nur Insani
TRIBUNSTYLE.COM - Heboh rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria mengganti QRIS di masjid dengan rekening pribadi.
Belakangan sosok pria tersebut mulai dikenali publik. Salah satu netter bahkan menyebut pria itu pernah bekerja di bank.
Tak berhenti di situ, pria tersebut juga diduga pernah melakukan penipuan lain. Seperti apa kronologinya?
Inilah sosok pria yang mengganti QRIS di masjid daerah Jakarta Selatan dengan rekening pribadi.
Baca juga: ASTAGFIRULLAH! Modus Baru Penipuan Infaq Masjid, Barcode Qris Kotak Amal Diganti, Uang Infaq Digasak

Media sosial dihebohkan dengan aksi seorang pria yang mengganti QRIS di sebuah masjid.
Aksi pria tersebut pun terekam CCTV saat melancarkan niatnya di dua masjid daerah Jakarta Selatan.
Semenjak viral, pria tersebut mendadak banyak dicari orang terutama di Medan.
Diberitakan sebelumnya, pria tersebut viral setelah melakukan penipuan menempel stiker QRIS di masjid di Kawasan Jakarta Selatan pada Kamis (6/4/2023).
Pria tersebut melakukan aksinya di Masjid Nurul Iman Blok M Square, Kebayoran Baru, dan Masjid Nurullah Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Aksinya mengganti stiker barcode QRIS menjadi viral setelah beredar rekaman CCTV di media sosial.
Pria tersebut terlihat mengenakan kemeja biru dengan celana jeans warna serupa dengan postur tubuhnya yang tinggi besar.
Ia tampak sibuk di depan kotak amal yang terletak di ujung tangga.
Sementara itu, tangannya terlihat melepas sejumlah stiker dan menempelkannya di sisi atas kotak amal.
Diketahui, stiker itu merupakan stikcer QRIS atas nama Restorasi Masjid yang merupakan rekening pribadi Bank Nobu miliknya.
Baca juga: Masjid Istiqlal Jadi Sasaran QRIS Palsu, 50 Stiker Langsung Dicopot, Petugas Curiga Karena Hal Ini
Pria itu berinisial IM dan diduga mantan karyawan salah satu bank.
Hal itu diungkapkan oleh seorang warganet di akun media sosial @redasamudera.id yang dikutip Tribunjabar.id, Senin (10/4/2023).
Pada percakapan tersebut, warga mengaku sempat berkenalan dengan pelaku sekitar tahun 2017-2018.
Pada saat itu, IM disebut bekerja di Divisi Social Enterpreneurship bank tersebut.
"Saya kenal waktu kerja di B** Pusat, waktu ana belum hijrah. Sekitaran tahun 2017-2018 masih kerja di B**," tulis seorang warga kepada Reda.
"Kapan terakhir kontak beliau," tanya Reda.
"Ana resign awal 2019, seingat ana waktu itu dia masih di Divisi Social Enterpreneurship, ana masih ada nomor kontaknya," balasnya.
Diketahui, pria tersebut melakukan aksinya di beberapa masjd lain.
Hal itu terungkap dalam pengakuan warganet yang kemudian diunggah akun Instagram @redasamudera.id.
"Akh, stikernya ada di Masjid Al Azhar juga yang mengatasnamakan Restorasi Masjid, Qadarullah ana pernah kirim Qris ke situ," ungkap seorang warga kepada Reda sembari membagikan potret tanda bukti transfer.
"Subhanallah Al Azhar juga kena, bisa jadi belum tahu Al Azharnya. Kalau memang bener," balas Reda Samudera.
Baca juga: SOSOK Pria Pelaku Qris Palsu Kotak Amal Masjid di Jaksel, Diduga Bukan Aksi yang Pertama

Sudah Dicari Banyak Orang
Selain mengganti QRIS di masjid, pelaku diduga sering melakukan aksi jahat lainnya.
Korban IM rata-rata berasal dari Medan.
Salah satu warganet mengaku ditipu soal perumahan syariah yang dibuat pelaku.
Tak hanya itu, masih banyak warganet yang mengaku jadi korban penipuan pelaku. Hal ini yang membuat pelaku dicari.
"Bang itu orang yang dicari-cari sama suami saya dan temennya, katanya mau pulang ke Medan dijanjiin terus ternyata belum balik-balik lagi ke Medan. Masih berbaik sangka juga sama beliau, ternyata pas lihat video ini memang dia bukan orang yang baik, Qodarullah, uang bisnis iPhone lenyap di tangan dia," tulis seorang warga.
"Semoga Allah gantikan dengan yang lebih baik dan penggugur dosa," balas Reda.
"Aamiin Allahuma ammmiin, semoga ada yang laporin beliau di sana, biar nggak bisa ke mana-mana lagi, udah banyak yang jadi korban," ungkapnya membalas doa Reda.
GERAK Cepat Bank Indonesia, QRIS Palsu di Kotak Amal Pakai Nama 'Restorasi Masjid' Akhirnya Diblokir
Polisi terus menyelidiki dugaan penipuan Quick Response Code Indonesian Standard ( QRIS) palsu yang ditempelkan di sejumlah kotak amal masjid di wilayah Jakarta.
QRIS palsu itu diketahui atas nama Restorasi Masjid.
Peristiwa ini viral setelah CCTV yang ada di masjid merekam aktivitas seorang pria berkaca mata menempelkan stiker QRIS pada kotak amal.
Bahkan, pelaku ternyata melakukan aksi serupa di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Tak tanggung-tanggung, pelaku menempelkan 50 stiker QRIS di Masjid Istiqlal.

Namun syukurnya, kini Bank Indonesia (BI) memblokir QRIS palsu di sejumlah kotak amal tersebut.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengatakan, BI telah melakukan pemblokiran terhadap QRIS tersebut, sehingga tak lagi dapat digunakan.
"Bank Indonesia juga sudah mengomunikasikan kepada seluruh PJP untuk mewaspadai modus penyalahgunaan QRIS serupa," kata Erwin yang dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com, Selasa, (11/4/2023).
Menurutnya, digitalisasi sebenarnya memberikan kemudahan dan banyak manfaat bagi banyak pihak.
"Tetapi pada saat yang sama, kejahatan selalu ada termasuk memanfaatkan kemudahan tersebut," ujar Erwin.
Untuk itu, Erwin mengimbau agar pengguna tetap berhati-hati menggunakan QRIS dan menjadikan kasus penggantian barcode QRIS di kotak amal masjid ini sebagai sebuah pembelajaran.
Lebih lanjut Erwin menyampaikan, seseorang dapat memperoleh QRIS dengan mendaftarkan diri menjadi merchant atau pedagang melalui Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) berizin BI yang telah menjadi penyelenggara QRIS.
Selama proses pendaftaran tersebut, merchant perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan, termasuk data seperti identitas dan profil usaha.
PJP pun harus memverifikasi data tersebut sebelum menerbitkan QRIS untuk merchant.
Sementara itu, khusus untuk merchant tempat ibadah atau donasi sosial, Erwin mengatakan ada dokumen tambahan yang harus dilampirkan.
Hal tersebut guna memastikan benar merupakan tempat ibadah atau donasi sosial, sehingga dapat ditetapkan tarif Merchant Diskon Rate (MDR) senilai 0 persen bagi merchant.
"Pada case dugaan penyalahgunaan QRIS pada salah satu rumah ibadah di Jakarta, pelaku mendaftar sebagai merchant QRIS dengan nama restorasi masjid, namun merchant tersebut tidak terdaftar sebagai tempat ibadah melainkan merchant reguler," ungkap Erwin.
(TribunJabar.id/Salma Dinda Regina)(Tribunnews.com)
Diolah dari artikel TribunJabar.id dan Tribunnews.com dengan judul Sosok Pria yang Ganti QRIS di Masjid Daerah Jaksel, Mantan Karyawan Bank, Sudah Banyak Dicari Orang dan Bank Indonesia Blokir QRIS Milik Pria yang Tempel di Kotak Amal Masjid Nurul Iman Blok M Square
Sumber: Tribun Jabar
Viral Pemuda di Jepang Pacari Wanita 83 Tahun, Tak Masalah Beda Usia Jauh, Terungkap Awal Mula Kenal |
![]() |
---|
Kisah Wanita Jepang Pilih Tinggal di Rumah Penuh Sampah Usai Suami Wafat, Padahal Aset Melimpah |
![]() |
---|
Momen Bahagia Annisa Pohan Quality Time Bareng Keluarga di Jepang, Penampilan Almira Buat Salfok |
![]() |
---|
Sama-sama Cerdas, Anak Kembar di China Raih Skor Identik saat Ujian Masuk Kampus, Ortunya Bangga |
![]() |
---|
Pesona Memed Brewog Dijuluki 'Thomas Alva Edi Sound', Pelopor Sound Horeg, Kantung Mata Bikin Salfok |
![]() |
---|