Breaking News:

Selebrita

Sri Mulyani Turun Tangan Atasi Masalah Soimah, Ditjen Pajak Ajak Sang Pesinden Ketemu : Kami Terbuka

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, turun tangan bantu atasi masalah Soimah yang ngaku didatangi petugas pajak bersama debt collector.

Kolase Tribun Style/Instagram @smindrawati
Sri Mulyani turun tangan atasi masalah Soimah. 

TRIBUNSTYLE.COM - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati buka suara mengenai pengakuan Soimah Pancawati yang didatangi petugas pajak bersama sejumlah debt collector.

Diketahui, pengakuan sinden asal Pati itu viral dan menjadi perhatian banyak pihak.

Sri Mulyani, lewat unggahan di Instagramnya, mengatakan dirinya telah menerima kiriman video dari Butet Kartaredjasa yang berisi aduan Soimah akibat perlakuan aparat pajak.

Dia pun menjelaskan tiga poin mengenai kasus yang dialami seniman Soimah yang didatangi petugas pajak di kediaman Soimah di Yogyakarta di tahun 2015 silam.

Baca juga: DEMI Tak Dicurigai Pegawai Pajak, Soimah Diminta Simpan Semua Nota: Masa Bantu Keluarga Pakai Nota?

Soimah Pancawati
Soimah Pancawati didatangi petugas pajak bersama sejumlah debt collector. (Instagram/@showimah)

"Saya mendapat kiriman video dari Mas @masbutet yang mengadu ke saya mengenai keluhan dan kekesalan Bu @showimah akibat perlakuan "aparat pajak"," tutur Sri Mulayani, dikutip Senin (10/4/2023).

Sri Mulyani meminta tim Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melakukan penelitian masalah yang dialami Soimah.

"Saya meminta tim @ditjenpajakri melakukan penelitian masalah yang dialami Bu Soimah," tulis Sri Mulyani.

"Berikut penjelasan secara lengkap, detail, dan akurat dari rekan-rekan @ditjenpajakri.

Semoga memberikan titik terang bagi masyarakat," tulisnya.

"Kami akan terus melakukan perbaikan pelayanan.

Terima kasih atas masukan dan kritikan yang konstruktif," sambung dia.

Pertama, pihak DJP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan hingga memiliki pengalaman tidak mengenakan terhadap pegawai Ditjen Pajak.

Terkait kejadian di 2015 tersebut Sri Mulyani mengatakan terjadi kesalahpahaman antara Soimah dan pegawai Ditjen Pajak.

Pegawai yang mendatangi kediaman Soimal adalah instansi dewan kantor pajak yang berkaitan dengan jual beli aset berupa rumah.

"Kami sampaikan bahwa kalaupun ada interaksi yang dilakukan KPP Pratama Bantul, maka hanya sebatas kegiatan validasi nilai transaksi rumah tersebut," kata pihak Ditjen Pajak dalam video yang diunggah Sri Mulyani.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Sri MulyaniDitjen PajakSoimahdebt collector
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved