Breaking News:

Demo Buruh

6 Pemicu Kelakuan Anggota DPR yang Buat Rakyat Marah: Nafa Urbach Ngeluh Macet, Ucapan Kasar Sahroni

Berikut 6 pemicu kelakuan anggota DPR yang buat rakyat marah: Nafa Urbach ngeluh macet, ucapan Kasar Sahroni.

Instagram @nafaurbach, Wikipedia
PEMICU AMARAH - Berikut 6 pemicu kelakuan anggota DPR yang buat rakyat marah: Nafa Urbach ngeluh macet, ucapan Kasar Sahroni. 

Sepanjang Agustus 2025, media sosial riuh dengan kritik tajam yang diarahkan ke DPR.

Tagar dan seruan seperti “Bubarkan DPR!” berseliweran di lini masa, mencerminkan kekecewaan publik terhadap para wakil rakyat di Senayan.

Turunnya kepercayaan masyarakat pada lembaga legislatif ini sebenarnya bukan fenomena baru.

Gelombang protes sudah sering muncul, terlebih sejak isu gaji dan tunjangan fantastis anggota Dewan menjadi perbincangan hangat. Kini, rasa frustrasi itu seolah menemukan momentumnya kembali.

Berikut 6 pemicu kelakuan anggota DPR yang buat rakyat marah: Nafa Urbach ngeluh macet, ucapan Kasar Sahroni.

1. Tunjangan anggota DPR
JEROME KRITIK DPR - 'Hitungannya gimana?' Jerome Polin kritik tunjangan beras DPR Rp 12 juta: bisa buat makan sekampung.
JEROME KRITIK DPR - 'Hitungannya gimana?' Jerome Polin kritik tunjangan beras DPR Rp 12 juta: bisa buat makan sekampung. (kolase Instagram Jerome Polin)

Baca juga: 5 Tokoh Hadiri Pemakaman Ojol Dilindas Mobil Brimob, Pengusaha Janjikan Beasiswa Adik Affan

Kontroversi itu semakin menjadi sorotan setelah Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menyampaikan pernyataan yang keliru mengenai kenaikan drastis tunjangan para legislator.

Pada Selasa (19/8/2025), Adies menyebut tunjangan beras untuk anggota Dewan mencapai Rp 10 juta dan naik menjadi Rp 12 juta per bulan.

Dia juga menyatakan tunjangan bensin meningkat dari Rp 3 juta menjadi Rp 7 juta.

Pernyataan itu langsung menyulut amarah publik. Angka fantastis tersebut dirasa terlalu besar di tengah kondisi ekonomi rakyat yang sulit.

Keesokan harinya, Adies buru-buru mengklarifikasi pernyataannya.

Dia mengaku salah menyampaikan data mengenai tunjangan bagi anggota DPR.

“Setelah saya cek di kesekjenan, ternyata tidak ada kenaikan, baik itu gaji maupun tunjangan seperti yang saya sampaikan,” ujar Adies, di Gedung DPR RI, Rabu (20/8/2025).

Dia mengatakan, tunjangan beras sejatinya hanya Rp 200.000 per bulan dan tidak berubah sejak 2010.

Begitu pula tunjangan bensin yang tetap Rp 3 juta.

Gaji pokok pun, kata dia, sekitar Rp 6,5 juta per bulan, tak naik dalam 15 tahun terakhir.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Tags:
Nafa UrbachAhmad SahroniEko Patrio
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved