Breaking News:

Google Doodle Peringati Hari Lahir Sapardi Djoko Damono, Ini 10 Sajak Paling Fenomenal dari SDD

Inilah 10 puisi paling fenomenal karya Sapardi Djoko Damono, penyair yang hari lahirnya diperingati dengan Google Doodle.

Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
Tribunnews.com/Herudin
Penyair Sapardi Djoko Damono atau kerap ditulis dengan singkatan namanya, SDD. 

yang fana adalah waktu, bukan?" tanyamu.
Kita abadi.

(1978)

3. Hujan Bulan Juni

Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

(1989)

4. Pada Suatu Hari Nanti

Pada suatu hari nanti,
jasadku tak akan ada lagi,
tapi dalam bait-bait sajak ini,
kau tak akan kurelakan sendiri.

Pada suatu hari nanti,
suaraku tak terdengar lagi,
tapi di antara larik-larik sajak ini.

Kau akan tetap kusiasati,
pada suatu hari nanti,
impianku pun tak dikenal lagi,
namun di sela-sela huruf sajak ini,
kau tak akan letih-letihnya kucari.

(1991)

5. Hatiku Selembar Daun

hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput;
nanti dulu, biarkan aku sejenak terbaring di sini;
ada yang masih ingin kupandang, yang selama ini senantiasa luput;
sesaat adalah abadi sebelum kausapu tamanmu setiap pagi.

Sihir Hujan (1984)

Baca juga: Sosok Mohammad Yamin, Tokoh di Balik Penulisan Teks Sumpah Pemuda, Sastrawan Perintis Puisi Modern

Maestro puisi Sapardi Djoko Damono.
Maestro puisi Sapardi Djoko Damono. (Instagram @damonosapardi)
Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/4
Tags:
Google DoodleSapardi Djoko Damonopenyair
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved