Breaking News:

Berita Viral

CURHAT Bharada E Kasihan Ortu Datang ke Pengadilan, Sedih Lihat Anaknya Jadi Terdakwa: 'TAK TEGA'

Bharada E merasa canggung saat orang tuanya datang ke pengadilan, sebab tak tega ortu harus melihat anaknya menjadi tahanan.

Kolase TribunManado
Bharada E tak tega dengan orang tuanya saat melihat anaknya menjadi tersangka kasus pembunuhan. 

TRIBUNSTYLE.COM - Eksklusif Bharada Richard Eliezer blak-blakan mengungkapkan rasa sedihnya di saat orang tuanya mengetahui anaknya menjadi terdakwa kasus pembunuhan.

Bharada Richard Eliezer tak tega melihat orang tuanya hadir dalam proses persidangannya saat dirinya masih berstatus terdakwa.

Hal itu diungkapkan Bharada Richard Eliezer saat menjadi tamu di acara Rosi, KompasTV.

Diungkapkan oleh Bharada E, selama menjalani sidang, dirinya sempat mengetahui orang tuanya datang ke pengadilan.

Kala itu, orang tua Bharada E, S Yunus Lumiu dan Rynecke A Pudihang datang jauh-jauh dari Manado ke Jakarta untuk menyaksikan berjalannya sidang dari anaknya.

Namun, pada saat itu, Richard Eliezer merasa canggung.

Dia merasa tak nyaman dengan kehadiran orang tuanya di persidangan kala itu.

Rineke dan Yunus menyaksikan bagaimana sang anak diadili di muka persidangan.

Jauh-jauh dari Manado, orang tua Bharada Eliezer menyaksikan anaknya menjadi seorang terdakwa.

Pemandangan itu bagi Bharada E sangat asing.

Hal itu tentu menjadi beban tersendiri bagi dirinya.

Ada rasa tak tega terhadap orang tuanya.

Baca juga: KECEWA Kakak Brigadir J dengan Vonis Ringan Bharada E, Lebih Legowo Jika Ricky Rizal Jadi JC

Bharada E tak tega dengan orang tuanya saat melihat anaknya menjadi tersangka kasus pembunuhan.
Bharada E tak tega dengan orang tuanya saat melihat anaknya menjadi tersangka kasus pembunuhan. (Kolase TribunManado)

"Betul (ada rasa grogi). Pertama saya memang tidak tega melihat orang tua saya bersedih karena kesalahan saya," kata Bharada E, dikutip dari acara Rosi di Kompas TV.

Bharada E beralasan sebagai seorang anak, ia berkeinginan untuk membahagiakan orang tuanya.

Ia benar-benar tak ingin melihat orang tuanya sedih.

Terlebih lagi pada saat itu, dirinya menjadi terdakwa.

Dikatakan oleh Bharada Eliezer, dirinya tak ingin melihat mereka bersedih menyaksikan perbuatan anaknya.

"Karena memang dari kecil, tujuan kita adalah untuk membahagiakan orang tua kita." jelas Bharada E.

"Jadi, saya lebih ke tidak tega kalau melihat orang tua saya hadir di persidangan," tambahnya.

Baca juga: KECEWA, Hendra Kurniawan Divonis 3 Tahun Bui, Pengacara Singgung Bharada E: Eksekutor Cuma 18 Bulan

Bharada E bersyukur bisa kembali jadi anggota Polri, ungkap janji untuk masyarakat Indonesia.
Bharada E bersyukur bisa kembali jadi anggota Polri, ungkap janji untuk masyarakat Indonesia. (Kolase TribunStyle.com/YouTube Kompas)

Namun, di akhir vonis, dirinya cukup bersyukur dengan hasil keputusan.

Dia hanya divonis 18 bulan penjara.

Pada saat itu, orang tua Bharada E turut menyaksikannya melalui layar televisi.

Meski tak hadir dalam persidangan, namun Bharada E yakin orang tuanya akan bahagia lantaran vonis ringan anaknya.

Terlebih lagi, Bharada E masih diterima sebagai anggota kepolisian.

Penutup yang manis bagi keluarga Bharada E karena kasus panjang kematian Brigadir J.

Setelah selesai melaksanakan sidang etik kepolisian Indonesia, Bharada E resmi masih menjadi anggota polisi.

Hal ini pun diapresiasi penasihat hukum Ronny Talapessy.

Baca juga: Dihujat Usai Komentari Vonis Bharada E, Nikita Mirzani Labrak Fans Eliezer & Brigadir J: Beban Hidup

Bharada E saat menjadi tamu di acara Rosi, KompasTV
Bharada E saat menjadi tamu di acara Rosi, KompasTV (YouTube KompasTV)

Ronny Talapessy apresiasi putusan sidang etik Polri terhadap kasus tewasnya Brigadir J yang melibatkan Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Hasilnya dalam sidang tersebut mantan ajudan Ferdy Sambo itu diputuskan tetap sebagai anggota Polri dan hanya diberi sanksi demosi selama 1 tahun.

"Putusan itu kami apresiasi dan kami hormati. Kami tidak dalam rangka menilai putusan itu tepat atau tidak, karena sidang etik sifatnya tertutup sehingga itu ranah internal Polri," kata Ronny Talapessy kepada Tribunnews.com, Kamis (23/2/2023).

Menurut Ronny putusan tersebut sudah sesuai dengan harapan dari keluarga Richard Eliezer.

Tapi putusan ini sesuai dengan harapan keluarga dan Richard Eliezer secara pribadi yang masih ingin mengabdi kepada Polri terutama kepada nusa dan bangsa. Jadi, kami mendukung harapan keluarga dan Richard Eliezer itu," tutupnya.

'Ini Anugerah' Bharada E Bersyukur Bisa Kembali ke Polri, Janji Tak Akan Berulah : Saya Punya Utang

Richard Eliezer alias Bharada E akhirnya muncul untuk pertama kalinya diwawancarai usai terjerat kasus pembunuhan Brigadir J.

Diketahui, Bharada E belum lama ini divonis 1,5 tahun penjara atas kasus pembunuhan Brigadir J.

Dalam wawancara eksklusif KompasTV yang dipandu oleh Rosi Silalahi, Bharada E mengaku bersyukur bisa kembali ke Polri jika masa tahanannya sudah selesai.

Icad, sapaannya, juga megungkap janji ke seluruh masyarakat Indonesia.

Janji tersebut diungkapkan karena dirinya telah diterima kembali sebagai anggota polisi.

Mulanya, Bharada E mengaku tak menyangka atas hukuman ringan yang ia terima terkait kasus penembakan Brigadir J.

Hal tersebut sontak membuat Richard Elizer tak henti mencap rasa syukur atas keputusan baik yang ia terima.

"Tidak pernah terpikirkan di saya bahwa akan divonis 1,5 tahun tapi majelis Hakim menjatuhkan vonis dengan hati nurani dan ini juga berkat perjuangan dari Bang Rony dan tim penasehat hukum," katanya.

Bharada E saat wawancara eksklusif KompasTV yang dipandu oleh Rosi Silalahi.
Bharada E saat wawancara eksklusif KompasTV yang dipandu oleh Rosi Silalahi. (YouTube Kompas TV)

Selain itu Richard Elizer yang mengakui kesalahannya mengaku sangat meminta maaf kepada semua pihak atas kesalahan yang ia perbuat.

"Saya memang bersalah, saya memohon ampun atas kesalahan saya, saya memohon ampun kepada Tuhan dan institusi Polri dan kepada masyakarat karena kesalahan yang saya lakukan.

Jadi pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan ke masyakarat untuk kembali lagi ke institusi Polri, saya merasa masih punya utang ke institusi Polri," sambung Richard.

Bahkan Richard Elizer tak segan memberikan janji usai dirinya ditetapkan kembali sebagai anggota Polri.

Richard Elizer mengaku bahwa dirinya sangat bersyukur dan tak akan menyia nyiakan kesempatan dari intitusi Polri yang diberikan kepada dirinya.

"Saya berjanji perjalanan ini menjadi pelajaran saya dan saya berjanji untuk memperbaiki diri tentunya kepada institusi Polri agar supaya saya bisa menjadi anggota Polri yang lebih taat aturan kedepannya,"

"Saya sudah memberikan hal positif dengan berkata jujur dan saya yakin masih banyak anggota Polri yang memiliki integritas dan loyalitas.

Dan saya akan tetap setia untuk melakukan tugas sebagai anggota Polri dan akan menjalankan nasihat Bapak Kapolri untuk menjunjung tinggi kejujuran karena saya merasa memiliki hutan kepada institusi Polri dan saya berusaha menebus kesalahan yang saya lakukan. Saya berjanji akan mendedikasikan diri saya ke institusi Polri," tuturnya.

(TribunStyle.com/Dika Pradana)

Artikel lainnya terkait berita viral >>>

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Bharada ERichard EliezerRosi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved