Tren Wanita
Cuma Mitos, 6 Hal yang Terlanjur Dipercaya Soal Perselingkuhan, Pengkhianatan Tak Melulu Soal Seks
Korban selingkuh akan merasakan trauma berat dan kecewa pada pasangan yang telah mengkhianatinya, karena korban percaya akan mitos-mitos selingkuh
Editor: Sinta Manilasari
2. Perselingkuhan tidak selalu tentang seks
Alasan lain orang selingkuh adalah kemarahan, kebutuhan untuk membuktikan bahwa mereka menarik atau awet muda, kebutuhan akan kasih sayang atau sentuhan, kebutuhan untuk merasa dicintai, dan kebutuhan untuk membuktikan otonomi mereka.
Baca juga: 5 Artis yang Kepergok Selingkuh hingga Menikah dengan Selingkuhan, Ada Penyanyi hingga Aktor Kondang
Ada juga dinamika situasional bagi sebagian orang yang merasa tidak mencari peluang selingkuh namun enggan menolak godaan tersebut.
Hal ini menjelaskan fenomena selingkuhan yang tidak selalu lebih muda, cantik, tampan atau menarik dengan cara lainnya.
"Apa yang sering dikatakan oleh pasangan yang berkhianat kepada saya adalah bahwa manfaat utama perselingkuhan adalah perasaan didengarkan, atau penting, atau waras," terang Klein.
3. Peselingkuh biasanya pecandu seks
Mitos ini tidak bisa dipertanggungjawabkan karena kondisi kesehatan mentalnya sebenarnya memiliki diagnosis yang berbeda.
Klein mengatakan, berselingkuh mungkin merupakan cara seseorang dengan gangguan kepribadian ambang menavigasi situasi kehidupan yang penuh tekanan.
Bisa jadi mereka sebenarnya mengidap depresi, kecemasan, atau bipolar, yang tidak ditangani dengan baik.
"Biasanya karena mereka tidak ingin menghadapi hidup tanpa penipuan, pemuasan diri, dan penyangkalan yang akan berhenti melindungi mereka dari kenyataan yang tidak ingin mereka hadapi," terangnya.
4. Lebih baik mengakui perselingkuhan
"Itu tergantung pada apa yang seseorang coba capai. Jika tujuan seseorang hanya untuk melepaskan diri dari rasa bersalah, itu akan sangat egois," kata Klein.
Jika perselingkuhan itu telah terbongkar memang akan sangat lebih baik untuk mengakuinya karena kebohongan lainnya hanya akan memperumit suasana.
Upaya terus menutupinya juga cenderung membuat peselingkuh sulit mendapatkan kepercayaan di masa depan.
"Membuka topik soal memiliki, mengakhiri, atau mempertimbangkan perselingkuhan bisa menjadi cara ampuh untuk memulai percakapan tentang keinginan memperbaiki hubungan," pesan Klein.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-pria-berhasil-pergoki-istrinya-selingkuh-berkat-trik-dari-media-sosial.jpg)