Breaking News:

Tren Wanita

Cuma Mitos, 6 Hal yang Terlanjur Dipercaya Soal Perselingkuhan, Pengkhianatan Tak Melulu Soal Seks

Korban selingkuh akan merasakan trauma berat dan kecewa pada pasangan yang telah mengkhianatinya, karena korban percaya akan mitos-mitos selingkuh

Freepik
Menguak mitos perselingkuhan dari kacamata psikolog. 

TRIBUNSTYLE.COM - Perselingkuhan menjadi momok menakutkan bagi pasangan yang sedang menjalin hubungan pacaran atau berkeluarga.

Korban selingkuh akan merasakan trauma berat dan kecewa pada pasangan yang telah mengkhianatinya.

Kemudian, serentetan masalah muncul karena korban percaya akan mitos-mitos soal selingkuh.

Baca juga: MERASA Wajahnya Standar, Suami Jadi Curiga Istri Selingkuh Gegara Anak Cantik, Tes DNA Bikin Nyesel

Mulai dari tukang selingkuh karena suka gonta-ganti pasangan, hingga sekali selingkuh akan terus selingkuh.

Lalu benarkan itu semua? Berikut ini penjelasan dari kacamata psikolog soal mitos perselingkuhan.

"Perselingkuhan adalah salah satu alasan utama orang menemui terapis, baik sendiri atau bersama pasangan," kata Marty Klein, Ph.D., psikoterapis asal AS.

6 mitos tentang selingkuh

Klein mengatakan kebanyakan orang mengira paham soal isu perselingkuhan dan apa yang harus dilakukan ketika mengalaminya.

Padahal pemahaman itu sering kali berkembang dari mitos yang selama ini diketahui saja.

"Tetapi ketika itu benar-benar terjadi dalam kehidupan seseorang, mereka perlu membuang mitos umum tentang hal itu dengan cepat," ujar pria yang merupakan terapis seks ini.

Berikut adalah uraiannya soal mitos selingkuh yang bisa menyesatkan sikap kita.

Suami kesal pergoki istri selingkuh dengan tetangga sendiri, mesra di kamar mereka
Suami kesal pergoki istri selingkuh dengan tetangga sendiri, mesra di kamar mereka (Eva.vn)

1. Kewaspadaan bisa mencegah perselingkuhan

Klein mengatakan tidak ada jaminan apa pun untuk memastikan pasangan kita setia meskipun hubungan terasa menyenangkan, seks amat memuaskan dan komunikasi berjalan lancar.

Tindakan waspada seperti memeriksa ponsel pasangan, mengecek GPS, hingga menyewa detektif swasta juga tidak akan ampuh mencegah perselingkuhan.

"Jika pasangan Anda akan selingkuh, mereka akan melakukannya," tandas Klein.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Tags:
selingkuhmitospsikolog
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved