Berita Viral
Dijuluki Desa Terkutuk, Wilayah di Jepang Ini Ditinggal Penduduknya, Kini Dihuni 350 Boneka Manusia
Beginilah penampakan sebuah desa menyeramkan dan terkutuk yang dihuni oleh ratusan penduduk bukan manusia, Desa Nagoro.
Penulis: Dika Pradana
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Terdapat sekolah, ladang, jalanan, dan rumah warga.
Meski demikian, fasilitas tersebut tak pernah digunakan lantaran desa tersebut memang sengaja untuk dihuni oleh para orang-orangan sawah.
Ada ruang kelas yang dipenuhi guru dan anak palsu di sekolah setempat.
Orang-orangan sawah berkumpul di sekitar halte bus atau di beranda depan gedung, dan petani bekerja di ladang.
Terdapat juga boneka menari bersama di sebuah pesta.
Tak hanya itu, ada pula pekerja yang mengenakan topi keras beristirahat sejenak dan menikmati udara segar di luar rumah yang ditinggalkan.

Perajin Tsukimi Ayano, yang dikenal sebagai "Ibu Orang-orangan Sawah", merupakan sosok di balik kreasi yang aneh dan indah.
Tsukimi lahir di Nagoro tetapi dirinya pindah rumah.
Sekembalinya, dia menemukan bahwa sebagian besar penduduk telah pergi bekerja di kota.
Baca juga: Obat Jerawat, Pakai Masker Lemon & Tomat, Niscaya Kulit Berseri bak Irwansyah dan Zaskia Sungkar
Dia menyadari jumlah penduduk terus berkurang seiring dengan meninggalnya penduduk yang lebih tua.
Dikutip dari Dailystar, pada tahun 2019 diperkirakan masih ada kurang dari 30 orang di desa.
Untuk membuat kota terasa lebih sibuk dan hidup, Tsukimi mulai membuat boneka seukuran penduduk.
Hal itu ia lakukan untuk mengisi jalanan dan pedesaan di sekitarnya.

Dirinya membuat orang-orangan sawah dan boneka yang menyerupai guru dan siswa sekolah dasar yang menutup pintunya,
Mungkin, turis yang berkunjung akan kaget ketika melihat ruang kelas tersebut.