Berita Viral
Niat Berlibur, Pria Ini Malah Ditahan Seminggu di Abu Dhabi, Dipaksa Mengaku Sebagai Buron
Pihak imigrasi Uni Emirat Arab salah mengira pria ini sebagai buronan. Nahasnya malah dipenjara selama seminggu, padahal hanya niat berlibur.
Penulis: Vidya Audina Gesty Arinda
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Pihak imigrasi Uni Emirat Arab salah mengira pria ini sebagai buronan. Nahasnya malah dipenjara selama seminggu, padahal hanya niat berlibur.
Meski benda-benda di zaman sekarang semakin canggih, tak dapat menutup kemungkinan jika benda itu juga bisa melakukan kesalahan.
Karena kesalahan identifikasi yang dilakukan oleh benda ini seorang pria tak bersalah malah jadi korban hingga dipenjara.
Padahal, saat itu ia hanya berniat hendak berlibur.
Melansir dari Wion News, seorang pria asal negara bagian Uttar Pradesh, India ditangkap di Bandara Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) setelah petugas salah mengenali wajahnya sebagai salah satu buronan.
Baca juga: Pakai Legging Serupa Warna Kulit di Bandara, Gadis Ini Jadi Pusat Perhatian: Orang Mengira Telanjang
Diceritakan, pria bernama Praveen Kumar melewati pemeriksaan imigrasi UEA dan melakukan identifikasi melalui aplikasi pengenalan wajah.
Kemudian, wajahnya terdeteksi sebagai salah satu buron yang dicari.
Akhirnya, ia diinterogasi berjam-jam terkait kesalahan identitas pada 11 Oktober lalu.
Lantas, ia pun dipulangkan ke India dini hari kemarin, dilansir dari Kosmo, Selasa (18/10/2022).
Setelah mendarat di Bandara Internasional Indira Gandhi, Praveen disambut oleh massa dan awak media.
Ia kemudian menceritakan penderitaannya.
Praveen sendiri sebenarnya adalah seorang kontraktor yang bekerja di perusahaan semen di Noida, India.
Preveen dan istrinya, Usha memang sedang dalam perjalanan untuk liburan selama seminggu ke Swiss dan memiliki penerbangan lanjutan dari Abu Dhabi.
Agen perjalanan yang menangani tiket pasangan itu telah memesan penerbangan lanjutan dari Abu Dhabi karena penerbangan langsung ke Swiss tidak tersedia.
Namun, setelah mendarat di bandara Abu Dhabi, pihak imigrasi menyita paspor dan visa pasangan itu sebelum membawa mereka ke ruang terpisah untuk diinterogasi.
"Mereka menahan saya semalaman dan memaksa saya untuk mengaku bahwa saya adalah orang yang mereka kira.
Mereka juga memasukkan saya ke sel tahanan di pagi hari," cerita Preveen.
"Kemudian, mereka membawa saya ke kota lain.
Di mana, saya ditahan dan diinterogasi selama berjam-jam," sambungnya.
Setelah berita penangkapan pasangan itu mengemuka, anggota keluarga mereka mengirim pesan di Twitter kepada Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar.
Baca juga: 7 Tahun Jadi Buron Setelah Curi Rp 17 Juta, Pria Ini Mendadak Muncul Lagi Karena Ingin Jadi Polisi
Tak cukup sampai situ, keluarga juga mengirim pesan kepada pejabat senior kementerian lainnya untuk meminta bantuan.
"Saya ingin berterima kasih kepada Perdana Menteri Narendra Modi.
Juga untuk Ketua Menteri Uttar Pradesh Adityanath, atas tindakan cepat mereka dalam masalah ini," tandas Praveen.
Kisah Lainnya - MABUK BERAT! Wanita Mengaku Dilecehkan Polisi Karena Terlalu Cantik, Berakhir Dituntut Penjara
Wanita bernama Hend Bustami berakhir dituntut penjara karena mengaku hampir diperkosa polisi.
Saat dalam kondisi mabuk, individu memang berada dalam kesadaran yang minim atau bahkan hilang.
Maka, tak jarang jika orang mabuk nekat melakukan hal-hal yang melantur, misalnya saja ada yang tiba-tiba menangis, bercerita tentang nabi, atau curhat terkait kesusahan hidup yang dilalui.
Namun, karena mabuk wanita ini malah berakhir di penjara.
Melansir dari Daily Star, seorang wanita asal Nevada, Amerika Serikat, ditangkap polisi karena ia menuduh petugas yang tengah memeriksanya akan mencoba untuk memperkosanya.
Baca juga: VIRAL! Wanita Bantu Adopsi Anak Hubungan Gelap Sahabat dengan Anggota Polisi, Malah Berakhir Penjara
Wanita itu meyakini kalau aksi polisi tersebut karena ia belum pernah melihat orang secantik dirinya.
Pada awalnya, tersangka yang bernama Hend Bustami, diperintahkan untuk ditangkap dan juga sudah ada surat atas namanya.
Oleh karena itu, setibanya ia di Bandara Internasional Harry Reid di Las Vegas, pihak keamanan langsung menangkapnya setelah mendarat.
Namun, dia berhasil bersembunyi di pos pemeriksaan keamanan di bandara.
Kemudian, dia tertidur di sana karena terlalu mabuk.
Ketika polisi berhasil melacaknya, dia malah melipir ke sebuah restoran.
Di sana, dia gagal membayar makanan yang telah dipesan dan kemudian memulai perkelahian dengan manajemen sebelum akhirnya polisi datang untuk turun tangan.
Saat ditahan, Bustami mengancam akan meludahi petugas polisi.
Ia juga akan menuduh petugas tersebut mencoba memperkosanya yang disebut-sebut terlalu cantik.
Baca juga: PANIK Orangtua Menghilang Tengah Malam, Bocah Minta Dijemput Polisi: Nginap di Kantor Bayar Berapa?
Wanita itu kemudian ditangkap dan dibawa ke Pusat Penahanan Kabupaten Clark.
Bustami akhirnya ditahan dengan jaminan US$1.000 atau sekitar Rp 15 juta.
Nantinya, Bustami dijadwalkan hadir di pengadilan pada 27 Oktober 2022.
(TribunStyle/Vidya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pria-india-salah-dikenali-sebagai-buron-sialnya-harus-dipenjara-selama-seminggu-di-abu-dhabi.jpg)