Breaking News:

Setahun Tinggal Bersama, Gadis Ini Tak Tahu Kekasihnya adalah Buronan, Pernah Lakukan Hal Keji Ini

Wanita bernama Stella Paris tak menyangka pernah berpacaran dengan buronan berbahaya di Eropa, Christopher Guest More. Mereka bahkan pernah serumah.

Daily Star / Police Handout
Stella Paris tak menyangka pernah memacari buronan paling berbahaya di Eropa, Christopher Guest More. 

TRIBUNSTYLE.COM - Saat menjalani hubungan asmara, mengenali siapa pasangan kita merupakan hal yang penting.

Jangan sampai kita mencintai orang yang salah bahkan berbahaya.

Seperti yang dialami wanita bernama Stella Paris.

Dilansir TribunStyle.com dari Daily Star pada Kamis, 22 September 2022, Stella Paris tak pernah menyangka sempat berpacaran dengan sosok yang menakutkan.

Bagaimana tidak, ia pernah memacari pria yang menjadi buronan paling dicari dan berbahaya di Eropa, Christopher Guest More.

Baru-baru ini Stella Paris akhirnya menceritakan pengalaman tak terlupakan itu.

Awalnya ia bertemu dengan mantan peneliti BBC TV yang menyamar saat bekerja sebagai penari telanjang di negara asalnya Malta, sembilan tahun setelah dia dan empat pria lainnya tanpa ampun membunuh rekannya, Brit Brian Waters pada 19 Juni 2003.

Baca juga: DINIKAHI Pembunuh Berantai Paling Brutal di Dunia, Wanita Ini Tak Takut dan Sudah Dikarunia 1 Anak

More, yang kemudian menyamar dengan nama Andrew Lamb, dilaporkan menggantung korbannya terbalik di pergelangan kaki, memukulinya dengan senjata seperti tongkat bambu dan membakarnya dengan plastik cair.

Sementara anak-anak Waters melihatnya dengan putus asa.

Pengadilan juga mendengar kepala korban yang menggantung juga terendam dalam tong hijau berisi air kotor.

Aksi mengerikan yang dilakukan oleh More dan gengnya atas utang narkoba £ 20k (Rp 340 juta) ​​terjadi di kandang sapi yang kotor di Burnt House Farm di Tabley, Cheshire.

Foto dari ruang penyiksaan biadab menunjukkan sebuah kursi dengan pengikat masih terpasang bersama dengan stapler yang digunakan untuk melukai Waters.

Korban akhirnya meninggal karena beberapa luka termasuk pendarahan otak, memar jantung dan patah tulang rusuk.

Tetapi More yang pengecut melarikan diri untuk menjalani kehidupan mewah di Malta di mana dia bertemu Stella Paris pada Mei 2012.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved