Berita Viral
Berkat Musik Country Thailand 'Luk Thung', Pria Ini Sukses Budidayakan Katak
Musik country Thailand "Luk Thung" kunci keberhasilan peternakan katak milik Rit Lomkong
Penulis: Dika Pradana
Editor: Dhimas Yanuar
Rit biasanya menjual katak-kataknya kepada pengusaha restoran di Thailand Selatan.
Katak-katak itu menjadi hidangan populer di sejumlah daerah di negeri seribu pagoda.
Baca juga: Tes Kepribadian: Kuda Atau Katak? Hewan Pertama yang Kamu Lihat Ungkap Kesiapanmu Hadapi Tantangan
Namun, keamanan mengonsumsi daging katak masih diperdebatkan.
Pada bulan Mei, Departemen Kesehatan Thailand mengeluarkan peringatan bahwa katak memiliki cairan yang mengandung parasit.
Departemen mengatakan bahwa “bullfrog shot” katak yang dimasak dengan saus pedas dan cabai kering dan disajikan dalam gelas bisa mengandung parasi.
Tiga Sajian Kuliner Daging Katak
Hidangan katak ini sudah ada sejak dulu, bahkan eksis hingga sekarang di beberapa negara.
Banyak orang yang menyebut daging katak sebagai swike, bahkan di Indonesia sendiri konsumsi daging katak tetap populer di beberapa wilayah seperti di Purwodadi, Jawa Tengah.
1. Rane alla Camuna
Namanya Rane alla Camuna, berasal dari Camonica Valley di Brescia, Italia.
Daging katak ini berbeda dari yang lain, karena dimasak dengan tambahan susu, butter, tepung terigu, kuning telur, lada dan garam.
Setelah dicampur jadi satu, kodok goreng tepung ini digoreng garing kemudian disajikan dengan susu yang ditambah irisan daging bawang. Rasa kataknya paduan gurih, renyah dan creamy dari susu dan butter.
Menu ini menjadi hidangan wajib ketika singgah di Brescia, Italia.
2. Ancas de Rana Al Ajillo
Tidak hanya Italia, Spanyol juga memiliki hidangan dari katak yang tak kalah nikmat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/peternakan-katak-milik-rit-lomkong.jpg)