Breaking News:

Dinilai Sebar Fitnah, Farhat Abbas Minta Deolipa Ditangkap, Eks Pengacara Bharada E: Itu Cuma Dugaan

Deolipa Yumara sempat menyebut Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf selingkuh, Farhat Abbas desak polisi segera tangkap eks pengacara Bharada E tersebut.

Tayang:
Kolase Tribun Style/Tribunnews/Instagram Farhat Abbas
Farhat Abbas minta Deolipa Yumara ditangkap soal isu perselingkuhan Putri Candrawathi dengan Kuat Ma'ruf. 

TRIBUNSTYLE.COM - Pengacara kondang Farhat Abbas meminta polisi untuk menangkap mantan pengacara Bharda E, yakni Deolipa Yumara.

Bukan tanpa alasan, Farhat Abbas menilai Deolipa telah menyebar fitnah.

Sebelumnya, Deolipa sempat menuding hubungan antara Putri Candrawathi dan Kuwat Maruf di tengah kasus pembunuhan Brigadir J.

Menurut Farhat Abbas, pernyataan Deolipa Yumara soal dugaan hubungan terlarang Putri Candrawathi dan Kuwat Maruf tersangka pembunuhan Brigadir J bisa menimbulkan fitnah jika tak ada di BAP.

Farhat Abbas pun meminta Deolipa Yumara untuk tak membuat kegaduhan.

Baca juga: SOSOK Kuat Maruf, Salah Satu Tersangka Kasus Brigadir J Ferdy Sambo, Kini Diduga Selingkuh dengan PC

“Kapolri/Kabareskrim segera tangkap oknum pengacara yang koar koar Bu Putri ML dengan supir kuat,” tulis Farhat Abbas dikutip TribunStyle.com dari Instagramnya, Sabtu, (3/9/2022).

Disebutkannya kalau Deolipa Yumara sudah berkata fitnah.

“Kalau ada di BAP dan itu fitnah,” imbuhnya.

Farhat Abbas juga meminta Deolipa Yumara dihukum berat.

“Tangkap dan hukum berat,” ujarnya.

Deolipa Yumara dituduh Farhat Abbas membuat kegaduhan di masyarakat.

“Jangan membuat kegaduhan di masyarakat yang lagi pusing bbm saat ini salam pandai,” tegasnya.

Farhat Abbas beri peringatan untuk Deolipa Yumara.
Farhat Abbas beri peringatan untuk Deolipa Yumara. (Instagram Farhat Abbas)

Tak selang beberapa lama, Deolipa Yumara diketahui dilaporkan oleh Aliansi Advokat Anti Hoax (A3H) soal dugaan penyebaran berita bohong.

Laporan itu terkait pernyataan Deolipa soal isu LGBT di antara Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan Kuat Maruf.

Menanggapi laporan ini, Deolipa mengatakan bahwa pernyataan tersebut adalah dugaannya.

Pria yang biasa dipanggil Olif ini pun menegaskan, dirinya tak pernah menyebarkan berita hoaks.

"Itu dugaan, saya cuma menduga (soal pernyataannya)," katanya kepada Tribunnews, Kamis (2/9/2022).

"Nggak pernah nyebarin hoaks," ujarnya.

Disinggung kesiapannya apabila dipanggil oleh polisi, Deolipa tak menjelaskan secara gamblang.

Dirinya hanya mengatakan merasa biasa saja.

Selain Deolipa, laporan ini juga ditujukan kepada pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simajuntak.

Menurut Ketua Umum A3H, Zakirun Chaniago, laporan terhadap Kamaruddin terkait pernyataannya di beberapa media online soal kondisi jenazah Brigadir J.

Menurut Zakirun, pernyataan Kamaruddin bertentangan dengan hasil autopsi ulang yang dilakukan.

Zakirun berujar, pernyataan Deolipa dan Kamaruddin ini bentuk penyerangan personal dan penggiringan opini.

Baca juga: Rekonstruksi Brigadir J Langgar Keadilan, Deolipa Pertanyakan Kehadiran Sosok Ini: Harus Dilibatkan

Deolipa Tantang Rekonstruksi Brigadir J Diulang

Deolipa Yumara sebelumnya menanggapi hasil rekonstruksi kasus Brigadir J yang dilakukan Selasa (30/8/2022) lalu.

Pria berambut gondrong itu menyambut positif rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada 8 Juli 2022 itu.

Meski berjalan baik, Deolipa menilai rekonstruksi itu tidak sepenuhnya memenuhi rasa keadilan khususnya bagi korban.

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Brigadir J Bikin Bingung, Susno Duadji: Apa Sebenarnya Penyebab Ferdy Sambo Marah

Deolipa Yumara mantan pengacara Bharada E sebut rekonstruksi kasus Brigadir J melanggar keadilan.
Deolipa Yumara mantan pengacara Bharada E sebut rekonstruksi kasus Brigadir J melanggar keadilan. (Kolase Tribun Style/Tribunnews)

"Saya mau mengomentari rekonstruksi kasus Ferdy Sambo kemarin.

Jadi, rekonstruksi tersebut sebenarnya berjalan baik, tetapi menjadi cacat karena ada rasa keadilan masyarakat yang dilanggar yaitu tidak diperbolehkannya pengacara korban untuk mengikuti proses rekonstruksi.

Padahal pengacara korban punya hubungan hukum dengan kasus tersebut," kata Deolipa dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews, Kamis, (1/9/2022).

Menurut Deolipa, tidak diperkenankannya kuasa hukum Brigadir J menyaksikan jalannya rekonstruksi kemarin sangat disayangkan.

Ia menyebut, kuasa hukum almarhum wajib dilibatkan untuk kepentingan hukum dalam pengusutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

"Mereka secara pro justitia seharusnya dilibatkan.

Namun, yang dilibatkan hanya pengacara tersangka, mereka dilarang oleh Dirtipidum pak Andi Rian dan ini adalah suatu kecelakaan sejarah, karena sebenarnya rekonstruksi itu boleh dilibatkan untuk umum," imbuhnya.

"Kalau persoalannya adalah untuk menghindari kerumunan, bisa dibatasi dan tetap pengacara korban yang memiliki hubungan hukum dengan perkara itu harus dilibatkan," tambah Deolipa.

Baca juga: Deolipa Yumara Minta Angel Lelga Tinggalkan Islam, Ustaz Derry Sulaiman : Ucapanmu Melanggar Norma

Deolipa Yumara mantan pengacara Bharada E tantang rekonstruksi Brigadir J diulang.
Deolipa Yumara mantan pengacara Bharada E tantang rekonstruksi Brigadir J diulang. (Kompas TV / Tribunnews.com Irwan Rismawan)

Deolipa menambahkan, alasan Dirtipidum Brigjen Andi Rian melarang kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dinilai tak memenuhi rasa keadilan.

Sebab, hak kuasa hukum korban tak terpenuhi atas dilarangnya Kamaruddin dalam rekonstruksi yang digelar di dua TKP yakni Jalan Saguling III dan Rumah Dinas Ferdy Sambo.

Oleh karena itu, ia berharap agar proses rekonstruksi itu diulang kembali demi memberikan keadilan bagi korban, dalam hal ini keluarga Brigadir J.

"Kalai kata Dirtipidum bahwa itu tidak ada ketentuaanya, menurut saya, kalau ketentuan tidak ada, saya kembalikan kepada rasa keadilan masyarakat yang berlaku.

Di sinilah cacatnya, rasa keadilan masyarakat kemudian diabaikan oleh Dirtipidum sehingga menimbulkan cacat secara rasa keadilan masyarakat," pungkasnya.

(TribunSumsel/Fadli, Tribunnews/Yohanes)

Artikel ini diolah dari TribunSumsel dengan judul: Farhat Abbas Minta Deolipa Yumara Ditangkap, Buntut Tudingan Dalam Kasus Brigadir J

Sumber: Tribun Sumsel
Tags:
Deolipa YumaraFarhat AbbasfitnahBharada EPutri CandrawathiTribunStyle.comVidi AldianoSheila DaraAdam Suseno
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved