Breaking News:

Berita Viral

Viral Anggota DPRD Palembang Minta Maaf Setelah Hajar Wanita di SPBU, Hotman Paris: 'Lapor Prabowo'

Setelah terciduk memukuli wanita di SPBU, anggota DPRD Palembang buru-buru meminta maaf. Hotman Paris terlanjur geram.

Instagram @hotmanparisofficial
Anggota DPRD Palembang lakukan kekerasan kepada wanita di SPBU, buru-buru minta maaf begini. Hotman Paris yang terlanjur geram akan laporkan ke Prabowo Subianto. 

TRIBUNSTYLE.COM - Setelah terciduk memukuli wanita di SPBU, anggota DPRD Palembang buru-buru meminta maaf. Hotman Paris terlanjur geram.

Baru-baru ini, viral sebuah video di media sosial yang menunjukkan seorang pengendara melakukan kekerasan terhadap seorang wanita di sebuah SPBU di Palembang, Sumatera Selatan.

Lebih parahnya lagi, dikabarkan pengendara itu adalah seorang anggota DPRD Palembang bernama M Syukri Zen.

Diceritakan, alasa M Syukri Zen melayangkan sejumlah pukulan kepada wanita itu karena ia marah tak diberi izin memotong antrean.

Saat itu diketahui mereka tengah membeli bahan bakar kendaraan di SPBU wilayah Ilir Barat Palembang, Sumatera Selatan pada 5 Agustus lalu.

Baca juga: VIRAL! Pria Berhasil Pecahkan Rekor Dunia, Sukses Tiup 10 Balon dalam Waktu 1 Menit Gunakan Hidung

Video kekerasan ini pun kemudian viral di internet dan menjadi sorotan warganet.

Karena videonya yang terlanjur viral, anggota DPRD Palembang itu pun buru-buru memberikan klarifikasi.

Anggota DPRD Palembang saat meminta maaf setelah kasus kekerasan
Anggota DPRD Palembang saat meminta maaf setelah kasus kekerasan (Instagram @hotmanparisofficial)

Ia juga tak lupa menyampaikan permintaan maaf karena sikapnya yang tak pantas.

Syukri menyampaikan permohonan maaf itu saat dihadirkan dalam konfrensi pers yang digelar oleh Ketua DPC Partai Gerindra Palembang Akbar Alfaro, Rabu (24/8/2022).

"Saya lebih dulu mintaa maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan kepada yang bersangkutan (korban).

Saya minta maaf sebesarnya, itulah dari saya," ujar Syukri dilansir TribunStyle dari Kompas.tv, Kamis (25/8/2022).

Sementara,, DPC Partai Gerindra Palembang sudah memastikan kalau pihaknya akan memberi sanksi pemecatan terhadap anggota tersebut.

Mereka juga akan menyerahkan proses hukum ke polisi.

Terlapor pun meminta maaf terhadap korban dan partai yang menaunginya.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved