Breaking News:

Kepergok Curi Cokelat di Alfamart, Pihak Mariana Ahong Membantah: Cokelat Tak Sengaja Masuk ke Tas

Pihak Mariana Ahong beri alasan usai kepergok curi cokelat di Alfamart, pengacara Hotman Paris sampai mengecam tindakan tersebut.

Tangkapan layar/Instagram
Mariana Ahong beri alasan saat kepergok curi cokelat di Alfamart. 

TRIBUNSTYLE.COM - Aksi pencurian cokelat oleh Mariana Ahong di minimarket Alfamart di daerah Cisauk, Tangerang Selatan, Banten. baru-baru ini viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang ibu-ibu yang menaiki mobil Mercy tengah dicegat oleh beberapa karyawan Alfamart.

Mereka meminta agar wanita tersebut menunjukkan cokelat yang telah diambilnya tanpa membayar di Alfamart.

Singkat cerita, Mariana turun dari mobil dan masuk kembali ke Alfamart untuk membayar cokelat yang sudah dia ambil.

Baca juga: Pergoki Konsumen Curi Cokelat, Karyawan Alfamart Justru Diancam oleh Pelaku, Hotman Paris: Saya Bela

Akan tetapi, tak berselang lama, ibu-ibu yang diketahui bernama Mariana itu kembali mendatangi Alfamart dengan membawa seorang pengacara.

Dia merasa tak terima dengan video viral tersebut, dan menuntut permintaan maaf dari karyawan Alfamart.

Karyawan itu diancam UU ITE oleh si ibu dan seorang pengacaranya karena menyebar video saat dipergoki mencuri cokelat.

Menurut H Amir pengacara dari Mariana, cokelat yang ada di rak Alfamart tak sengaja masuk ke dalam tas kliennya.

Menurut dia, kliennya secara tidak sadar mengambil cokelat dari minimarket itu dan tidak membayarnya karena sedang banyak pikiran.

"Kejadian ini sudah dua hari yang lalu. Nah ibu Mariana pergi ke Alfamart membeli sesuatu.

Ibu tanpa sadar pemikiran banyak, ada beban banyak yang harus dia pikirkan, ibu tidak sadar cokelat itu masuk ke dalam tasnya," ujar Amir dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com, Senin (15/8/2022).

Saat hendak masuk ke mobil, Mariana didatangi karyawan Alfamart yang menuntut agar barang yang diambil dibayar terlebih dahulu.

Mariana masuk kembali ke Alfamart untuk melakukan pembayaran.

"Ibu membayar itu semua dan coklat tidak dibawa pulang, dia hanya membayar dendanya sekitar Rp 80.000 hingga Rp 100.000," lanjut dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved