Breaking News:

Satu Suspek Cacar Monyet Monkeypox di Indonesia, Ini Penjelasan Lengkap Kemenkes, Sudah Ada Vaksin?

Penyakit cacar monyet atau monkeypox sudah 1 suspek di Indonesia, Kemenkes dan BPOM sudah siap vaksin?

Editor: Dhimas Yanuar
Pixabay
Pasien suspek cacar monyet atau monkeypox di Jawa Tengah. 

Infeksi cacar monyet telah ditemukan pada banyak spesies hewan, di antaranya monyet, tikus Gambia, tupai, dan inang utama dari virus ini adalah rodent atau tikus.

Cara penularan cacar monyet melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi kulit hewan yang terinfeksi, dan mengonsumsi daging hewan liar terkontaminasi.

Sedangkan penularan yang terjadi antar manusia melalui kontak dengan sekresi pernapasan, lesi kulit dari orang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi.

Masuknya virus cacar monyet dapat melalui kulit yang rusak, saluran pernapasan, atau selaput lendir mata, hidung, atau mulut.

Lalu apa tanda dan gejala dari penyakit cacar monyet?

Gejala penyakit cacar monyet pada manusia:

1. Fase prodromal atau fase awal selama 1-3 hari

Diawali dengan sakit kepala hebat dengan demam.

Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati).

Limfadenopati dapat dirasakan di leher, ketiak atau selangkangan.

2. Fase erupsi atau fase kedua

Mulai muncul ruam atau lesi pada kulit.

Gejala itu dimulai dari wajah kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya secara bertahap.

Ruam atau lesi berkembang menjadi bintik merah seperti cacar atau makulopapula

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved