Breaking News:

KABAR GEMBIRA Bagi Para Gamers, Kominfo Buka Blokir Steam, Counter Strike, Dota, dan Yahoo Hari Ini

Selasa (2/8/2022), Kominfo telah membuka kembali blokir untuk beberapa platform games di Indonesia.

TRIBUNSTYLE.COM - Angin segar untuk para gamers di Indonesia datang dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)

Pasalnya, Selasa (2/8/2022), Kominfo telah membuka kembali blokir untuk beberapa platform.

Tak bisa dipungkiri, keputusan Kominfo memblokir beberapa platform baru-baru ini menuai banjir protes dari masyarakat, termasuk gamers.

Sebelumnya, Steam, Counter Strike, Dota, Yahoo, mulai diblokir pada 30 Juli 2022 karena tak kunjung melakukan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat ke Kominfo.

Baca juga: Steam, Dota 2, CS GO Siap Daftar PSE Kominfo, Gamers Siap Comeback, PayPal Dibuka Sementara

Baca juga: Kritik Kebijakan Kominfo, WhatsApp Arie Kriting Diteror hingga Diretas, Ernest Prakasa: Norak Banget

Pemblokiran 30 Juli juga dilakukan bersamaan kepada platform Origin, Epic Games, dan PayPal.

Dengan begitu, gamer Indonesia bisa kembali memainkan dan membeli seluruh game favoritnya di Steam.

Secara bersamaan, blokir terhadap search engine Yahoo juga dibuka. Hal ini diumumkan langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui sebuah keterangan tertulis.

"Akses terhadap keempat Sistem Elektronik tersebut telah dilakukan normalisasi sejak pukul 08.30 WIB hari ini. Pengguna secara bertahap mulai dapat mengakses layanan keempat PSE tersebut," tulis Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, sebagaimana dikutip KompasTekno dari laman Kominfo.

Pembukaan blokir terhadap keempat platform beken di Indonesia itu dilakukan setelah Kementerian Kominfo berhasil berkomunikasi dengan pengelola Yahoo dan Valve Corp (Steam, CS GO, dan DOTA).

Meski begitu, berdasarkan pantauan KompasTekno, nama Steam, Counter Strike, Dota, Yahoo masih belum muncul dan terdaftar di situs pse.kominfo.go.id per Selasa (2/8/2022) pukul 12.23 WIB.

Kritik Kebijakan Kominfo, WhatsApp Arie Kriting Diteror hingga Diretas, Ernest Prakasa: Norak Banget

Ernest Prakasa kabarkan jika akun WhatsApp Arie Kriting mendapat teror setelah menyinggung soal kebijakan Kominfo.

Seperti yang kita tahu, belakangan ini Kominfo atau Kementerian Komunikasi dan Informatika, tengah menjadi sorotan masyarakat karena kebijakannya yang memblokir beberapa aplikasi dan situs yang belum mendaftarkan ke Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) ruang lingkup privat.

Karenanya, banyak masyarakat turun tangan dengan menaikkan tagar #BlokirKominfo di Twitter.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved