Ingin Selfie dengan Helikopter Sampai Tak Peduli Sekitar, Pria Ini Nahas Tersambit Baling-baling
Tak sabaran ingin foto dengan helikopter yang baru mendarat, pria ini malah berakhir kehilangan nyawa.
Penulis: Vidya Audina Gesty Arinda
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Tak sabar ingin foto dengan helikopter, pria ini malah berakhir kehilangan nyawa.
Berdasarkan laporan New York Post, seorang turis Inggris tewas di Yunani setelah terkena baling-baling helikopter saat mencoba mengambil selfie.
Atas kejadian tersebut, sementara ada tiga awak pesawat yang diamankan.
Dalam insiden pada hari Senin, Jack Fenton (22), baru saja keluar dari helikopter Bell 407 di helipad di luar Athena, dilansir dari The Guardian.
Saat itu lah, ia tersambit oleh baling-baling belakang yang masih berputar.
Baca juga: Gadis 15 Tahun Punya Helikopter dan Kapal, Uang Jajan Rp 376 Juta Seminggu, Ini Sumber Kekayaannya
Baca juga: KISAH Viral Bocah Kecil Naik Pesawat Sendirian dari Palembang ke Batam, Penumpang Keheranan
"Penyelidikan kami fokuskan pada kelalaian.
Timbul pertanyaan dari keterangan saksi, mengapa balin-baling tidak berhenti berputar saat penumpang diperbolehkan turun Senin lalu," kata petugas kepolisian kepada media dikutip dari Kosmo, Kamis (28/7/2022).
Pada saat kejadian, Fenton sedang dalam perjalanan pulang dari liburan bersama keluarganya di sebuah pulau di Yunani.
Dia dilaporkan turun dari helikopter dan menuju ke bagian belakang pesawat tanpa menyadari baling-balingnya masih berputar.
Korban pun langsung meninggal di tempat kejadian.
Berdasarkan lapor stasiun siaran Sky News, dikabarkan helikopter kedua yang membawa orang tuanya korban segera dialihkan sehingga mereka tidak melihat kejadian mengerikan yang menimpa putranya itu.
Kepala serikat polisi, Girgos Kalliakmanis, mengatakan kalau baling-baling helikopter masih berputar sekitar dua menit ketika mesin dimatikan.
Kecuali jika pilot menekan tombol yang menghentikan dalam waktu sekitar 50 detik.
"Pintu helikopter tidak memiliki keamanan, siapa pun dapat membuka pintu dan keluar," ucapnya.
"Penyelidikan awal akan melihat apakah pilot memberi tahu mereka (penumpang) untuk keluar hanya ketika baling-baling telah berhenti," tandas Kalliakmanis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pria-asal-inggris-harus-berakhir-kehilangam-nyawa-di-yunani.jpg)