Breaking News:

Presiden Jokowi Izinkan Lepas Masker di Luar Ruangan, MUI pun Bolehkan saat Salat Jamaah Bersyarat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) izinkan jemaah untuk mencopot maskernya ketika melakukan salat berjamaah.

Editor: Sinta Darmastri
freepik.com
Ilustrasi perempuan mengenakan atau melepas masker. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kabar yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, lepas masker.

Dan setelah kasus Covid-19 landai di Indonesia, kini Presiden Joko Widodo izinkan untuk lepas masker di luar ruangan.

Terus, apakah MUI sudah izinkan untuk salat berjamaah? Ini penjelasannya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) izinkan jemaah untuk mencopot maskernya ketika melakukan salat berjamaah.

Baca juga: VIRAL Guru Honorer Digaji Rp 118 Ribu per Bulan, Perjuangan Mengajar Disorot: Bersyukur Walau Kurang

Hal ini merupakan respons MUI pasca Jokowi mengumumkan kelonggaran terkait penggunaan masker.

Di mana masyarakat yang berkegiatan di luar ruangan yang tidak padat, diperbolehkan untuk mencopot masker.

"Pemerintah telah mengambil keputusan baru untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker."

"Seiring dengan pelonggaran protokol kesehatan yang kembali ditetapkan pemerintah, maka pelaksanaan salat bagi masyarakat muslim yang sehat sudah tidak memakai masker lagi."

"Dan usai shalat, jika berada di ruang publik, perlu menyesuaikan," tandas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Ni'am Sholeh, dikutip dari Kompas.com, Rabu (18/5/2022).

Tapi, MUI mengimbau agar jemaah yang mencopot maskernya saat salat benar-benar dalam kondisi yang sehat dan prima.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/HO/KEMENLU)

Sehingga bagi jemaah yang merasa kurang fit dan memiliki beberapa gejala seperti pilek, batuk, demam, dan gejala terkait Covid-19 lainnya untuk melaksanakan salat di rumah.

"Jika ada indikasi kurang sehat, sebaiknya istirahat dan memeriksakan diri agar cepat memperoleh penanganan."

"Mencegah lebih bagus sebagai wujud ikhtiar untuk terus menekan potensi peredaran sekecil apa pun."

"Karena kita lihat bahwa wabah belum sepenuhnya hilang, seperti kasus di Korea baru-baru ini," sambung Ni'am.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved