3 Tersangka Pengeroyokan Ade Armando Ditangkap, Bukan Mahasiswa, Penyusup, Ada Motif Dendam
3 tersangka pengeroyokan Ade Armando ditangkap, bukan mahasiswa, disebut penyusup, hingga ada motif dendam.
Editor: Dhimas Yanuar
Motif Tersangka Pengeroyokan: Ada yang Dendam di Medsos hingga Terprovokasi
Polda Metro Jaya juga menyebutkan motif dari tiga tersangka yang telah tertangkap ini.
Zulpan menyebut tersangka atas nama Komarudin melakukan pemukulan kepada Ade Armando karena terprovokasi situasi massa di lokasi demo.
“Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi di TKP. Dia lantas ikut untuk menghajar korban saat demo di DPR,” ujar Zulpan.
Kemudian, untuk tersangka bernama Muhammad Bagja, kata Zulpan, mengaku mengeroyok karena kesal akan aktivitas Ade Armando di media sosial.
“Adapun Muhammad Bagja sampaikan dalam pemeriksaan kesal dengan apa yang selama ini disuarakan (status) korban dalam media sosial,” jelasnya.
Diketahui, sejauh ini polisi telah menangkap tiga tersangka pengeroyokan Ade Armando.
Tersangka tersebut masing-masing ditangkap di Jakarta Selatan, Bogor, dan Serpong Banten.
Selain itu, tiga tersangka lain masih diburu yaitu atas nama Ade Saputra, Abdul Latip, dan Abdul Manan.
Polda Metro Jaya juga telah menangkap Arif Pardiani.
Diketahui, Arif adalah orang yang merekam video selfie sambil berkata bahwa Ade Armando telah meninggal dunia.
Dalam video itu, Arif juga menyatakan polisi menembaki massa yang berdemo akibat pengeroyokan terhadap Ade Armando.
“Ade Armando dah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi,” kata Arif dalam video yang viral tersebut.
Kondisi Ade Armando
Dikutip dari Kompas.com, kondisi dari Ade Armando semakin membaik.